Home > Berita Liga Indonesia > PSSI Berharap Liga 1 dan Liga 2 Tidak Tertunda Lama

PSSI Berharap Liga 1 dan Liga 2 Tidak Tertunda Lama

Jakarta – Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan berharap penundaan lanjutan kompetisi Shopee Liga 1 2020 dan Liga 2 hanya sebulan. Salah satunya agar tidak berdekatan dengan Ramadhan dan Piala Dunia U-20.

Kompetisi sepakbola terbaik di tanah Air itu sedianya bakal berlangsung Kamis (1/10/2020). Namun, kepolisian tidak menerbitkan izin rekomendasi keramaian.

Hal itu berkaitan dengan kasus COVID-19 yang masih tinggi di Indonesia. Selain itu, kepolisian bersama TNI serta stakeholder lain masih fokus menyokong kebijakan pemerintah untuk menggelar Operasi Yustisi di semua jajaran.

Menanggapi hal itu, Iriawan memutuskan menundanya demi kepentingan dan keselamatan semua pihak. Namun ia meminta waktu penundaan hanya sebulan.

“PSSI memohon untuk bisa ditunda selama satu bulan karena kalau kompetisi dimulai November makan akan selesai Maret sehingga kita masih ada waktu untuk kita berkompetisi,” kata Iriawan dalam jumpa persnya soal batalnya Shopee Liga 1 2020 lanjut lagi pada Selasa (29/9/2020).

“Sedangkan jika dimulai Desember akan menjadi mundur lagi, karena April sudah Ramadhan dan Mei sudah Piala Dunia U-20. . . . . . . Apabila situasi memungkinkan bisa (menunda) satu bulan untuk bisa menggulirkan kembali kompetisi ini,” sambungnya.

Iriawan sebenarnya ingin menghentikan kompetisi termasuk Shopee Liga 1 2020, mengingat kondisi saat ini. Namun, di satu sisi, keputusan itu bakal berdampak pada nama baik Indonesia di mata FIFA serta AFC.

“Kita tahu jika kompetisi ini tidak berlanjut itu akan menghilangkan satu generasi sepakbola. Timnas juga tidak akan bisa mengikuti agenda FIFA maupun AFC, yang mungkin dipandang tidak baik oleh mereka.”

“Sekali lagi PSSI menghormati keputusan yang diambil oleh pihak kepolisian,” tutup Mochamad Iriawan. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Dianggap Kalah WO Lawan Persis Solo, PSG Pati Ajukan Banding

Jakarta – PSG Pati mengajukan banding atas putusan Komisi Displin PSSI yang memutuskan Java Army ...