Home > Berita Liga Inggris > Arsenal > Petinggi Arsenal Akui Mulai Kesulitan Bayar Gaji Pemain

Petinggi Arsenal Akui Mulai Kesulitan Bayar Gaji Pemain

London – Pandemi Covid-19 yang masih menyebar di seluruh dunia membawa dampak krisis finansial di hampir segala bidang, termasuk industri sepak bola. Hal ini juga dirasakan oleh salah satu raksasa Premier League, Arsenal.

Chief Executive Officer Arsenal, Vinai Venkatesham mengakui bahwa klubnya mulai kesulitan untuk membayar gaji pemain.

Salah satu yang menjadi beban Arsenal adalah gaji Mesut Ozil yang mencapai 350 ribu poundsterling per pekan.

Padahal pemain dengan gaji tertinggi di Arsenal ini jarang dimainkan oleh pelatih Mikel Arteta.

Mesut Ozil sendiri keberatan bila gajinya dipotong seperti rekan-rekan setimnya. Keputusan Ozil ini sempat menimbulkan kontroversi.

Menurut Venkatesham, pihaknya kesulitan memikirkan gaji tinggi para pemain, apalagi pemain dengan menit bermain terbatas seperti Ozil.

“Tentu saja ada tanggung jawab untuk menangani gaji pemain kami sebaik yang kami bisa,” kata Venkatesham.

“Jika ada pemain yang mendapat menit bermain terbatas di musim ini, hal yang tepat bagi mereka dan bagi kami . . . . . . adalah mencoba mencari solusinya,” sambung Venkatesham.

Namun demikian, Venkatesham menyadari bahwa akan sulit untuk menjual pemain dengan gaji tinggi di tengah situasi yang sulit seperti ini, karena klub lain juga sedang mengalami kesulitan yang sama.

“Namun, kami bukanlah satu-satunya pihak yang bertanggung jawab atas solusinya. Kami perlu mencarikan rumah bagi para pemain ini dan ini adalah pasar yang berat karena virus corona,” ucap Venkatesham.

“Ini bukanlah pasar yang normal dan aktif mengalir. Lebih sedikit yang terjadi,” pungkasnya.

x

Check Also

Arsenal

Arsenal Batal Lego Lacazette ?

London – Sebuah spekulasi baru beredar mengenai masa depan Alexandre Lacazette. Penyerang asal Prancis itu ...