Home > Berita Liga Indonesia > Persija Berusaha Bertahan Agar Tidak Bangkrut

Persija Berusaha Bertahan Agar Tidak Bangkrut

Segala aspek ekonomi di semua bidang, termasuk sepakbola telah dirusak oleh pandemi virus corona. Klub-klub Indonesia pun dipaksa untuk bertahan karena kompetisi dilanjutkan pada Oktober mendatang, di tengah keterbatasan ekonomi.

Kondisi tidak biasa inipun memaksa semua klub harus menjalankan rekomendasi PSSI untuk menerapkan penyesuaian nilai gaji atau kontrak berdasarkan surat keputusan PSSI beberapa waktu lalu. Hal itu demi menyiasati situasi pandemi.

Termasuk Persija Jakarta yang saat ini masih terus berusaha untuk membentuk tim terbaik agar mereka tetap bersaing di lanjutan Liga 1 2020 mendatang. Mohamad Prapanca selaku presiden klub blak-blakan soal situasi yang dialami oleh klub sekarang.

Berkaitan dengan salah satu legiun asing Persija dengan label bintang, Marco Motta. Pemain asal Italia itu belum juga nongol di latihan Persija, dan terus dikabarkan bakal hengkang meninggalkan klub Macan Kemayoran.

“Sebenarnya tidak ada masalah. Tidak ada satu kendala, apabila pandemi ini tidak datang. Tapi pandemi ini datang, semua seperti restart,” buka Prapanca dalam wawancaranya di acara Bung’s Corner, milik kanal Youtube Persija.

“Karena apa? Teknik konvesional ini tidak ada yang jalan. Orang A, B, C, D bisa ngomong, tapi kami yang menjalankan di dalam, dengan segala kemampuan kami,” sambung sosok kacamata yang akrab dipanggil Panca ini.

 

“Contohnya sponsor, kami harus negosiasi ulang, tiket, semua hilang. Padahal itu 30 persen pendapatan kami. Yang semua orang harus tahu, 40 sampai 50 . . . . . . persen pendapatan kami itu dari sponsor, 30 sampai 40 persen dari tiket, merchandise itu kecil sekali, 15 persen.”

“Persen lainnya itu premium branding, yang di Indonesia belum terbiasa. Terbayang tidak dengan skuad yang dream team yang kami bangun, tiba-tiba covid, tiba-tiba semua harus turun. Apa yang harus kami pertimbangkan? Inilah yang kami lakukan, renegosiasi dengan standar federasi, tentunya tidak asal-asalan. Kalau tidak semua klub bangkrut hari ini, kami berusaha bertahan.”

Mengenai Motta sendiri, Panca menjelaskan bahwa masih ada harapan eks AS Roma serta Juventus tersebut bertahan di tim ibu kota, sebagaimana pemain yang bersangkutan pun terus mengisyaratkan hal tersebut lewat akun media sosial pribadi miliknya.

“Terkait Marco Motta, kami sedang renegosiasi, sampai hari ini pihak manajemen dan Motta, masih negosiasi. Kami berharap Motta menerima keadaan,” jelas Panca dalam video yang dipublikasi pada 26 September tersebut.

“Sosial media sudah mengartikan duluan, kami susah, tapi kami yakin sekali manajemen dan klub melakukan yang terbaik untuk klub kami sendiri,” tandas Panca.

x

Check Also

Debut Perdana, Rahmad Darmawan Sukses Membawa RANS Cilegon FC Menang Atas Perserang Serang

Jakarta – Rahmad Darmawan sukses melewat debut perdananya melatih RANS Cilegon FC dengan membawa kemenangan ...