Home > Berita Liga Inggris > Arsenal > Perketat Pengeluaran, Arsenal Pecat Puluhan Karyawan

Perketat Pengeluaran, Arsenal Pecat Puluhan Karyawan

London – Pandemi Covid-19 yang masih menyebar di seluruh dunia membawa dampak krisis finansial di hampir segala bidang, termasuk industri sepak bola. Hal ini juga dirasakan oleh salah satu raksasa Premier League, Arsenal.

Menurut keterangan Chief Executive Officer Arsenal, Vinai Venkatesham, Arsenal terpaksa harus memberhentikan 55 orang karyawannya pada Agustus lalu akibat pendapatan klub yang menurun drastis.

Venkatesham mengakui bahwa keputusan yang diambil dengan mengurangi jumlah karyawan merupakan keputusan yang sangat berat karena ia mengenal sebagian besar karyawan beserta keluarganya.

“Sulit. Saya sudah berada di klub ini selama 10 tahun dan ini bukanlah organisasi yang besar, kami tak memiliki ratusan ribu karyawan di seluruh dunia,” kata Venkatesham di laman resmi klub.

“Kami memiliki ratusan karyawan yang semua berasal dari jarak 48 kilometer satu sama lain. Saya mengenal orang-orangnya, saya mengenal keluarga mereka, saya sangat mengenal mereka. Jadi, memutuskan untuk memberhentikan mereka sangat, sangat berat dan kami melakukannya atas alasan yang tepat,” sambung Venkatesham.

Keputusan . . . . . . ini juga mengundang kritik dari banyak pihak karena Arsenal juga masih sanggup untuk mendatangkan pemain baru menjelang Liga Primer Inggris musim 2020/2021.

Terkait hal ini Venkatesham menjelaskan bahwa mendatangkan pemain merupakan investasi jangka panjang yang harus diambil Asenal.

“Di saat yang sama, kami harus memastikan bahwa kami melihat kesehatan jangka panjang dari klub ini, dan seperti organisasi mana pun, itu artinya Anda harus berinvestasi,” jelas Venkatesham.

“Di sini, kami perlu berinvestasi di tim dan itulah yang kami lakukan. Kami berinvestasi di pemain karena kami ingin meraih kesuksesan sebisa mungkin,” pungkasnya.

x

Check Also

Pierre-Emerick Aubameyang Tidak Khawatir Kini Tottenham Ditangani Antonio Conte

London – Tottenham Hotspur kini ditangani pelatih top sekelas Antonio Conte setelah manajer The Lilywhites ...