Home > Berita Liga Eropa > Mourinho Heran Tottenham Susah Payah Kalahkan Lokomotiv Plovdiv

Mourinho Heran Tottenham Susah Payah Kalahkan Lokomotiv Plovdiv

Manchester – Jose Mourinho mengaku heran saat Tottenham Hotspur harus berjuang keras menundukkan Lokomotiv Plovdiv. Ia bahkan terkejut Tottenham kecolongan oleh lawan.

Tottenham nyaris menyerah dan butuh bantuan dua kartu merah ditambah sebuah penalti untuk melewati hadangan Lokomotiv Plovdiv di pertandingan babak Kualifikasi Ketiga Liga Europa. Harry Kane dkk tertinggal dulu dalam partai di Lokomotiv Stadium, Kamis (17/9/2020) malam WIB tersebut, sebelum akhirnya menang 2-1.

Tampil sangat dominan, Tottenham nyaris mengemas gol di paruh pertama. Peluang Son Heung-min digagalkan penjaga gawang Martin Lukov, lalu tendangan Steven Bergwijn membentur mistar gawang.

Sebuah klaim penalti untuk pelanggaran terhadap Bergwijn oleh Lucas Masoero juga tak dihiraukan oleh wasit. Situasi memburuk untuk tim London utara itu saat Georgi Minchev menyundul servis Dimitar Iliev dan mengantar tuan rumah memimpin di menit ke-71.

Arsitek tim Tottenham Jose Mourinho bergegas melakukan perubahan dan memasukkan Lucas Moura untuk menggantikan posisi Davinson Sanchez. Tekanan yang meningkat memicu serangkaian insiden.

Dinis Almeida diganjar kartu merah wasit di menit ke-78 karena menghalau sundulan Ben Davies dengan tangannya, dan berujung penalti. Momen itu juga turut memicu kartu kuning kedua buat Birsent Karagaren, yang memprotes keras keputusan wasit.

Kane menuntaskan tugas dari titik penalti dengan gol. Tottenham melanjutkan tekanan dan mengemas gol kedua di menit ke-85, sekaligus menyegel tiket ke babak Kualifikasi Ketiga.

Whoscored mencatat Tottenham memiliki 76,2% penguasaan bola dan melepaskan 12 tembakan, dengan enam di antaranya on target. Sementara tuan rumah hanya melepaskan dua percobaan, salah satunya mengarah ke gawang dan jadi gol.

Mourinho menyesalkan kegagalan timnya memaksimalkan kesempatan di paruh pertama, hingga akhirnya repot sendiri. Tapi ia lega karena punya pilihan yang lebih bagus dan menentukan di bangku cadangan.

“Kami menguasai bola sepanjang waktu dan seharusnya cuma masalah waktu kami mencetak gol sebelum mereka, yang mana ternyata kami tidak berhasil lakukan. Kami seharusnya bisa di babak pertama, ada peluang membentur mistar gawang, punya penalti yang tidak diberikan, kami punya kans-kans bagus,” ujar Mourinho dikutip Standard.

“Mereka mencetak gol sebelum kami dan kemudian pertandingan ada di ambang. Tentu saja bangku cadangan saya lebih tangguh daripada milik mereka. Ketika saya membuat pergantian, saya punya pemain-pemain berkualitas di bangku cadangan untuk dimasukkan dan mencoba membantu kami mengubah pertandingan,” imbuhnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

AC Milan Belum Tersentuh Kekalahan di 21 Pertandingan

Milan – AC Milan sukses menundukkan menumbangkan Celtic 3-1 di pertandingan pertama Grup H Liga ...