Home > Timnas Indonesia > Timnas Indonesia U-19 > Lemparan Maut Pratama Arhan Bukan Hasil Gemblengan Shin Tae-yong

Lemparan Maut Pratama Arhan Bukan Hasil Gemblengan Shin Tae-yong

Pratama Arhan mulai dipercaya oleh Shin Tae-yong turun di pertandingan-pertandingan timnas U-19 Indonesia untuk pos pemain bek kiri. Awalnya, Arhan mengawali pertandingan dari bangku cadangan saat timnas U-19 Indonesai menjalani pertandingan lawan Bulgaria Sabtu (5/9/2020).

Baru di pertandingan kedua, pemain bek PSIS turun sejak menit pertama tapi sayang saat itu Garuda Muda takluk 1-7 dari Kroasia.

Pada pertandingan ujicoba seterusnya, Arhan selalu diandalkan Shin Tae-yong untuk pos bek kiri. Pemain berusia 18 tahun itu memiliki keunggulan lemparan ke dalam yang memiliki jangkauan yang jauh. Dalam dua pertandingan terakhir, Arhan memperlihatkan kemampuan khususnya itu selama pertandingan.
Bahkan pada pertandingan melawan Qatar Minggu (20/9/2020), Arhan mencetak assist dari lemparan ke dalamnya itu.

Bola lemparannya ditanduk oleh Saddam Emiruddin Gaffar untuk membawa Timnas U-19 Indonesia unggul pada menit ke-61. Sayangnya Arhan gagal membawa timnas U-19 Indonesia menang, karena harus kebobolan pada menit ke-88 oleh tendangan penalti Altairi.

Lemparan ke dalam Pratam Arhan pun menjadi salah satu senjata timnas U-19 Indonesia asuhan Shin Tae-yong di sisi kiri.

Walau begitu, Arhan mengaku kalau lemparan miliknya tidak dilatih secara khusus oleh Shin Tae-yong. Arhan mengaku sudah lama mempelajarinya dan bukan saat menjalani pemusatan latihan timnas U-19 Indonesia selama di Kroasia.

“Soal lemparan ke dalam yang jauh saya belajar sendiri dan memang sudah lama sekitar tahun 2017 saya melakukannya sampai sekarang,” kata Arhan dilansir dari laman resmi PSSI.

“Tidak ada latihan di . . . . . . sini (untuk lemparan ke dalam). Memang saya saja yang sering melempar jauh,” kata Arhan di Youtube PSSI.

Di sisi lain, Arhan mengaku kalau dirinya sangat menikmati dilatih oleh juru taktik sekelas Shin Tae-yong. Walau terkenal disiplin dan keras, sosok Shin Tae-yong tidak membuatnya malas dalam mengikuti pemusatan latihan. Malah sebaliknya, Arhan sangat bersemangat melahap setiap materi yang diberikan oleh tim pelatih.

“Bersama pelatih Shin Tae-yong kami menikmati dan sangat bersemangat menerima setiap materi latihan yang diberikan,” kata Arhan.

Arhan juga mengatakan keinginannya untuk berkarier di Eropa seperti Witan Sulaiman.

“Semoga saya suatu saat bermain di Eropa,” katanya.

“Selain itu, (saya) ingin menembus tim timnas senior serta meraih prestasi dan membikin bangga kedua orang tua saya,” katanya.

Timnas U-19 Indonesia masih menyisakan dua pertandingan uji coba lain sebelum mengakhiri pemusatan latihan di Kroasia. Dua calon lawan skuad Garuda Nusantara berikutnya adalah Bosnia Herzegovina dan Dinamo Zagreb. Setelah itu, Timnas U-19 Indonesia akan bertolak ke Turki untuk menjalani pemusatan latihan di sana.

x

Check Also

Shin Tae-yong Baru Hentikan Latihan Bila Tenaga Pemain Sudah Habis

Jakarta – Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Shin Tae-yong, memang dikenal disipilin dan keras saat melatih. ...