Home > Berita Liga Inggris > Manchester City > Kritikan Pedas Micah Richards Melihat Manchester City Dibantai Leicester

Kritikan Pedas Micah Richards Melihat Manchester City Dibantai Leicester

Manchester – Manchester City telah menggelontorkan dana mewah untuk memboyong pemain bertahan. Namun, yang terjadi di pertandingan kontra Leicester City, Man City justru kebobolan hingga lima gol.

Man City bersua Leicester City pada pekan ke-3 Premier League, Senin (28/9/2020) dini hari WIB. Pada partai yang digelar di Stadion Etihad ini, Man City menyerah dengan skor telak 2-5 dari tamunya.

Man City sempat membuka keunggulan cepat pada menit ke-4, lewat Riyad Mahrez. Namun, Man City lalu kebobolan empat gol beruntun. Jamie Vardy mengemas hattrick, sementara James Maddison menyumbangkan satu gol.

Nathan Ake sempat memberi angin segar pada Man City lewat gol pada menit ke-84. Namun, Youri Tielemans menyudahi perlawanan Man Ciy lewat golnya pada menit ke-88. Man City kalah telak 2-5.

Micah Richards, eks punggawa Man City, mengkritik tim arahan Josep Guardiola. Secara khusus, Micah Richards menilai lini belakang Man City tampil buruk. Padahal, mereka memiliki kualitas dan dibeli dengan tebusan mahal.

“Anda tidak bisa mengatakan mereka tidak cukup bagus,” kata Micah Richards kepada Sky Sports, dikutip dari Goal International.

“Masalahnya adalah, 50 juta pounds untuk Benjamin Mendy, 50 juta pounds untuk Kyle Walker, 50 juta pounds untuk John Stones, 60 juta pounds untuk Joao Cancelo. Sekarang Ruben Dias, 55 juta pounds lainnya yang dibicarakan.”

“Jika Anda . . . . . . akan membayar 50 juta pounds untuk bek, Anda harus bertahan lebih baik dari itu,” tambahnya.

Tanpa menghitung Ruben Dias yang belum mendarat, Man City telah merogoh kocek 210 juta pounds dari nama-nama yang disebut Micah Richards di atas. Nilai tersebut berada pada kisaran Rp4 triliun berdasar kurs saat ini.

Micah Richards menilai para defender Man City cenderung reaktif. Mereka tidak proaktif dalam bertahan. Tidak sampai di situ saja, dia juga menyindir gelandang bertahan Rodri.

“Man City telah menjadi tim yang berbasis penguasaan bola. Semua orang berbicara tentang Rodri dan penyelesaian operannya, tetapi bola yang dia mainkan berada lima yard di depan, ke samping.”

“Begitu Fernandinho keluar dari lapangan, saya tahu itu akan terjadi tanpa perlindungan. Rodri tidak membaca bahaya seperti Fernandinho dan mereka diekspos. Pertahanannya amburadul, kebobolan lima gol di sini, memalukan. Terlalu lemah,” tutup Micah Richards. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Raheem Sterling

Dikaitkan Dengan Barcelona Raheem Sterling Siap Meninggalkan Manchester City

Manchester – Raheem Sterling menjadi pemain Manchester City sejak 2015 lalu dari Liverpool. Dirinya mengaku ...