Home > Berita Liga Champions > Kedalaman Skuad 5 Klub Ini Dinilai Paling Baik di Musim 2020/21

Kedalaman Skuad 5 Klub Ini Dinilai Paling Baik di Musim 2020/21

Klub papan atas di lima liga top Eropa biasanya mempunyai jadwal yang sangat padat dalam satu musim. Pasalnya, mereka tidak hanya bermain di kompetisi domestik saja tapi juga di pentas Eropa. Musim lalu, peraih treble Bayern Munchen memainkan 52 pertandingan di empat kompetisi berbeda.

Angka yang tidak jauh beda dijalani Manchester City, Liverpool, Real Madrid, Juventus dan Inter Milan masing-masing adalah 59, 57, 51, 52 dan 54.
Semua tim ini finis di dua teratas di liga masing-masing dan mencapai perempat final di setidaknya satu turnamen domestik atau Piala Eropa tempat mereka berkompetisi.

Dengan begitu, sangat jelas kalau untuk tetap kompetitif di semua turnamen pada akhir musim bisnis, klub sepak bola harus memiliki kedalaman skuat. Pemain kunci dalam tim perlu istirahat yang sesuai sehingga mereka tidak menderita kelelahan atau kelelahan di akhir musim yang panjang saat mereka sangat dibutuhkan.

Selama bertahun-tahun, terlihat kalau tim-tim paling konsisten di lima pertandingan sepak bola teratas di benua itu dan di kompetisi Eropa memiliki kualitas dan ketersediaan stok pemain yang memadai di semua posisi di lapangan.

Berikut ini rangkuman lima klub sepak bola terbaik di Eropa dengan kedalaman skuad terkuat:

Inter Milan

Inter Milan Antonio Conte menjadi salah satu klub dengan daftar skuat paling seimbang di Eropa.

Nerazzurri menjalani kampanye domestik dan Eropa yang mengesankan musim lalu, hanya terpaut satu poin dari sang juara Juventus dan gagal dalam thriller lima gol melawan Sevilla di final Liga Europa.

Penjaga jangka panjang Inter, Samir Handanovic, yang mencatatkan 13 clean sheet di Serie A musim lalu, tidak diragukan lagi menjadi andalan klub Milan sebagai garis terakhir pertahanan mereka. Dalam diri Daniele Padelli yang berusia 34 tahun, Nerazzurri memiliki serep yang mumpuni kalau Handanovic cedera atau perlu diistirahatkan untuk pertandingan-pertandingan penting.

Juara Serie A 18 kali itu memiliki salah satu pertahanan terbaik di klub sepak bola Eropa.

Trio bek tengah mereka Stefan de Vrij, Milan Skrinia,r dan Diego Godin membentuk barisan belakang tangguh yang dilindungi oleh sosok Marcelo Brozovic yang luar biasa. Di Andrea Ranocchia, Lorenzo Pirala, dan pendatang baru asal Atalanta Alessandro Bastoni, memperkaya kedalaman lini belakang Inter Milan.

Full-back Inter Danilo d’Ambrosio dan Ashley Young membantu lini serang Inter sekaligus memenuhi kewajiban pertahanan, dengan tim yang memiliki cadangan bagus dalam bentuk Kwadwo Asamoah dan Achraf Hakimi.

Lini tengah Inter penuh dengan kualitas. Mereka memiliki Brozovic melakukan perubahan yang mengesankan bersama dengan Roberto Gagliardini sebagai gelandang bertahan yang handal. Nerazzurri juga memiliki pemain seperti Nicolo Barella, Antonio Candreva, Stefano Sensi, Christian Eriksen, dan Arturo Vidal yang baru saja datang.

Lini depan raksasa Italia terdiri dari dua penyerang paling produktif di dunia sepak bola, yaitu Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez. Mereka didukung Alexis Sanchez, walau penampilannya masih turun naik, adalah cadangan yang berkualitas setara.

Chelsea

Setelah secara impresif finis di posisi keempat Premier League musim lalu dengan modal seabrek pemain didikan akademi, Chelsea melakukan perombakan besar musim panas ini. Mereka agresif di bursa transfer.

Duo Jerman Kai Havertz (gelandang serang) dan Timo Werner (striker) didatangkan dari Bundesliga. The Blues juga menggaet bek kiri Leicester City Ben Chilwell. Di sisi lain mereka sudah mendapatkan winger agresif Ajax, Hakim Ziyech. Total biaya transfer kesemuannya 223 juta euro.

Duet Liga Prancis, Malang Sarr dan Thiago Silva, bergabung dengan status bebas transfer. Klub satu ini berhasil menambah kedalaman yang signifikan di bidang-bidang utama tim mereka.

Kecuali kiper Kepa Arrizabalaga, yang sudah berjuang keras dengan performa dan kepercayaan dirinya, Chelsea memiliki cadangan yang layak di hampir semua posisi lain.

Werner, bersama dengan Michy Batshuayi, membawa kualitas yang terbukti dan menambah gigitan yang signifikan untuk duet striker Chelsea Tammy Abraham dan Olivier Giroud.

Di lini tengah, Havertz melengkapi pemain seperti Mateo Kovacic, Mason Mount, Willian, N’Golo Kante dan Jorginho. Mereka memiliki cadangan bermutu Callum Hudson-Odoi dan Ruben Loftus Cheek.

Pertahanan Chelsea, yang kebobolan banyak gol musim lalu, telah diperkuat secara signifikan oleh tambahan Chilwell, Sarr dan Silva. Chelsea sekarang dijagokan bisa merontokkan dominasi Liverpool dan Manchester City di pentas Liga Inggris musim ini.

Liverpool

Juara bertahan Premier League, Liverpool, memiliki tim termahal di dunia saat ini. Salah satu dari tiga klub sepak bola dengan nilai skuat lebih dari 1 miliar euro di bursa transfer, The Reds memiliki kualitas dan kedalaman di semua posisi.

Raksasa sepak bola Inggris memiliki salah satu penjaga gawang terbaik di dunia: Alisson Becker. Kiper asal Brasil ini memainkan 37 pertandingan di semua kompetisi musim lalu, menjaga 15 clean sheet (dalam 29 pertandingan) yang menjadi kunci Liverpool memenangkan gelar Liga Inggris pertama mereka dalam kurun waktu 30 tahun. Ia dilapis kiper veteran asal Spanyol, Adrian, yang kinerjanya mengaggumkan.

Liverpool hanya kebobolan 34 gol di liga dalam perjalanan menuju gelar pertama mereka di sepak bola Inggris dalam lebih dari tiga dekade. Hal itu dimungkinkan karena . . . . . . kehadiran Virgil van Dijk dan Joe Gomez di lini tengah pertahanan. Joel Matip dan Sepp van den Berg jadi serep yang cukup bagus.

Duo bek sayap Liverpool Trent Alexander-Arnold dan Andrew Robertson, dianggap terbaik di dunia. Siapa saja pelapis mereka berdua? The Reds baru saja menggaet Konstatinos Tsimkas di posisi bek kiri. Mereka juga punya Neco Williams yang bisa bermain di dua sisi fullback.

Kedatangan Thiago Alcantara dari Bayern Munchen akan menambah soliditas dan kedalaman lini tengah Liverpool yang terdiri dari Fabinho, Georginio Wijnaldum, James Milner, Jordan Henderson, dan Alex Oxlade-Chamberlain. Pemain belia model Curtis Jones menjadi pilihan cadangan.

Di lini depan Liverpool memiliki Divock Origi dan trio Roberto Firmino, Sadio Mane dan Mohamed Salah, yang membentuk salah satu triumvirat penyerang paling ditakuti di dunia sepak bola. Mereka dilapis Diogo Jota dan Takumi Minamino.

Benar-benar tim fantastis yang dimiliki Liverpool saat ini.

Manchester City

Manchester City asuhan Pep Guardiola sudah menjadi kekuatan dominan belakangan ini, bahkan kalau mereka belum mampu memecahkan telur gelar Liga Champions dengan modal tim mereka yang amat mahal mahal.

City, seperti rival Liga Premier mereka Liverpool, memiliki kualitas dan kedalaman yang mengesankan di semua posisi.

Ederson Moraes, memiliki kualitas yang ciamik sebagai penjaga gawang. Ia dilapisi Zack Steffen dan Scot Carson yang kualitasnya tidak kalah bermutu.

Walaupun musim lalu lini belakang City diganggu problematik cedera, sejatinya mereka punya deretan pemain wah di lini satu ini.

Pemain bek asal Prancis Aymeric Laporte menjadi pemimpin di jantung pertahanan City. Ia didukung dengan cakap oleh Nicolas Otamendi dan John Stones. Pendatang baru Nathan Ake dari Bournemouth menambah kedalaman barisan belakang City yang mentereng.

Benjamin Mendy dan Oleksandr Zinchenko yang serba bisa yang bisa bermain baik di lini tengah atau sebagai bek kiri, bersama dengan Kyle Walker dan Joao Cancelo, adalah pilihan bek sayap berkualitas di kedua sisi lapangan.

Rodri dan Fernandinho lebih dari sekadar gelandang bertahan yang cakap. Sementara di tengah ada trio Phil Foden, Ilkay Gundogan dan Kevin De Bruyne yang lincah.

Di sayap juga, Manchester City penuh dengan kualitas. Trio lebar Raheem Sterling, Bernardo Silva dan Riyad Mahrez makin ajib dengan kedatangan Ferran Torres yang luar biasa dari Valencia.

Di depan, Gabriel Jesus dan Sergio Aguero, dua bomber yang selalu dapat diandalkan menjebol gawang. Mereka dilapis striker belia Italia berusia 18 tahun berbakat Pablo Moreno merupakan investasi untuk masa depan.

Dengan jajaran personel mengesankan yang mereka miliki, ditambah variasi taktik Pep Guardiola, Manchester City adalah salah satu tim sepak bola yang sulit ditaklukkan di level domestik dan Eropa.

Bayern Munchen

Raksasa Bavaria Bayern Munchen bisa dibilang memiliki tim terbaik di Eropa saat ini.

Rekor juara Bundesliga, yang memenangkan 24 dari 25 pertandingan mereka di semua kompetisi tahun ini, menyapu treble kontinental kedua mereka dengan memenangkan gelar DFB Pokal ke-20, Bundesliga ke-29 dan gelar Liga Champions ke-6.

Di bawah Hansi Flick, Bayern sudah berkembang menjadi salah satu tim yang paling banyak mencetak gol. Itu semua berkat kehadiran Robert Lewandowski dan Serge Gnabry yang produktif. Duo ini secara kumulatif menguasai lebih dari separuh pemain Jerman. Klub mencetak 155 gol di semua kompetisi musim lalu.

Kedatangan Leroy Sane dari Manchester City sudah menambah keunggulan dalam serangan Bayern Munchen, plus ditambah veteran Thomas Muller. Kingsley Coman juga bisa jadi pilihan tambahan di sisi melebar ofensif.

Di lini tengah, Bayern Munchen memiliki Leon Goretzka dan Joshua Kimmich, dan Goretzka sangat unggul dalam perannya dengan membuat kontribusi pencetak gol yang signifikan walaupun beroperasi dari peran yang dimainkan dari lini kedua.

Adrien Fien yang kembali, yang dipinjamkan ke Hamburg, bersama dengan Javi Hernandez, Michael Cuissance, Corentin Tolisso dan Adrien Fien semuanya merupakan pilihan cadangan yang mumpuni.

Mereka juga punya dereten pemain berkelas di sektor pertahanan. Niklas Sule dan David Alaba membentuk pasangan bek tengah yang tangguh musim lalu, sementara pemain seperti veteran Jerome Boateng, Lucas Hernandez dan Tanguy Nianzou yang baru dikontrak memberikan kedalaman yang memadai.

Alphonso Davies dan Benjamin Pavard adalah pemain bek sayap pilihan pertama Bayern. Sebagai cadangan, raksasa sepak bola Jerman memiliki duo serba guna Hernandez dan Alaba sebagai lebih dari pilihan potensial.

Sebagai barisan pertahanan terakhir, Manuel Neuer adalah salah satu penjaga gawang terbaik di dunia saat ini. Ia didampingi Sven Ulreich dan Alexander Nubel.

Bayern Munchen memiliki tim yang membuat iri yang dapat mendominasi lanskap sepak bola klub Jerman dan kontinental seperti yang dilakukan Barcelona satu dekade lalu.

x

Check Also

Juventus Beruntung Hanya Kebobolan 4 Gol Dari Chelsea

Jakarta – Juventus kalah telak dengan skor 0-4 saat tandang ke markas Chelsea di Stamford ...