Home > Berita Bola > Jose Mourinho Dituding Sering Menghina Pemain

Jose Mourinho Dituding Sering Menghina Pemain

Madrid – Jose Mourinho lagi-lagi terlibat perseteruan dengan anak asuhnya. Kali ini, gelandang serang Tottenham, Dele Alli, yang menjadi sorotan pelatih asal Portugal tersebut.

Jose Mourinho menjadi arsitek tim Tottenham tengah musim 2019/2020 lalu. Pada awal kehadirannya, Mourinho mampu mengankat penampilan tim. Namun, masalah mulai muncul satu per satu.

Pada awal musim 2020/2021, sang juru racik langsung menyerang pemainnya. Usai tumbang dengan skor tipis 0-1 atas Everton, Mourinho menyebut pemain Tottenham ogah-ogahan melakukan pressing. Mourinho mengatakan itu secara terbuka.

Setelah itu, Mourinho mendesak dibelikan dua pemain baru: Gareth Bale dan Sergio Reguilon. Pemain lama tentu akan menjadi tumbal dari kehadiran amunisi baru. Adalah Dele Alli yang akan didepak Mourinho dari skuad.

Sebelum kisruh dengan Dele Alli, Jose Mourinho sempat tegang dengan Dany Rose dan Serge Aurier. Situasi ini mendapat sorotan tajam dari eks pemain Premier League, Gabriel Agbonlahor.

“Kami sudah melihatnya berapa kali bersama Jose Mourinho? Dia bisa membunuh pemain,” buka Agbonlahor dikutip dari talkSPORT.

“Mourinho melakukannya di setiap klub yang dilatih. Ketika di Manchester United, dia mencoba melakukannya dengan Paul Pogba dan Luke Shaw,” sambung eks kapten Aston Villa.

Mourinho memang adalah sosok yang memiliki ego besar. Di masa lalu, dia juga pernah menyingkirkan pemain sekelas Iker Casillas dari Real Madrid. Saat menukangi Chelsea, Juan Mata yang menjadi korbannya.

“Saya merasa Dele Alli mungkin menjadi target barunya. Saya rasa sesuatu telah terjadi di antara mereka,” kata Agbonlahor.

Jose Mourinho tidak memboyong Dele Alli untuk pertandingan Liga Europa lawan Lokomotiv Plovdiv. Sebelum itu, Mourinho juga hanya menurunkan Dele Alli selama 45 menit pada pertandingan kontra Everton. Alli bahkan harusnya tidak bermain.

“Dari apa yang saya dengar, Dele Alli bahkan tidak masuk dalam tim inti melawan Everton; Saya pikir Steven Bergwijn mengalami migrain saat pemanasan atau sebelum laga dan itulah mengapa Dele Alli main inti,” kata Agbonlahor.

“Menggantinya di babak pertama, bagi saya, itu agak menghina, karena saya merasa dia bisa juga mengganti Harry Kane dan pemain lain sebelum Dele Alli,” tegas Agbonlahor. (Edy – satupedia.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pelatih Persiraja Belum Puas Dengan Kondisi Fisik Pemainnya

Pelatih Persiraja Banda Aceh Hendri Susilo mengakui fisik anak asuhnya yang dipersiapkan untuk lanjutan kompetisi ...