Home > Berita Liga Jerman > Bayern München > Jika Gagal Ke Liga Inggris, Thiago Tetap Bahagia Bersama Bayern Munchen

Jika Gagal Ke Liga Inggris, Thiago Tetap Bahagia Bersama Bayern Munchen

MUnchen – Thiago Alcantara menegaskan Bayern Munich sebagai rumahnya dan mengaku senang karena masih memiliki kontrak kerjasama dengan juara Liga Champions tersebut.

Masa depan sosok berusia 29 tahun itu terus memenuhi tajuk pemberitaan selama beberapa bulan terakhir, selagi ia kerap dihubungkan dengan pintu masuk klub Liga Primer Inggris seperti Liverpool.

Laporan terakhir turut menyoroti Manchester United yang ikut kepincut pada gelandang internasional Spanyol ini, yang masih punya kontrak dengan Bayern hingga Juni 2021.

Walau tampil di babak final Liga Champions kurang dari dua pekan lalu, Thiago melakoni 90 menit penuh bersama Spanyol saat mereka menuai hasil imbang 1-1 kontra Jerman di UEFA Nations League, Jumat (4/9) dini hari WIB tadi.

Berbicara selepas pertandingan, sang gelandang tak luput ditanya mengenai masa depannya dan meski fokus untuk memperkuat negaranya, ia terlihat bahagia bertahan di Munich.

“Saya hanya memikirkan laga melawan Ukraina. Setelahnya, kita lihat nanti,” buka Thiago kepada ZDF. “Bayern adalah rumah saya dan saya bahagia berada di sana.”

Thiago, yang diboyong oleh Bayern dari Barcelona pada 2013, mengemas 40 penampilan di berbagai kompetisi untuk tim besutan Hansi Flick musim lalu dan ia menjadi kunci di balik keberhasilan timnya memenangkan Liga Champions.

Sebelumnya eks pemain Liverpool Jamie Redknapp menyebut Thiago akan menghadirkan sesuatu yang baru untuk The Reds. Ia mengatakan: “Kita sering membicarakan . . . . . . soal betapa bagusnya lini tengah Liverpool, betapa mereka sangat bekerja keras, namun terkadang mereka kurang mahir dan sedikit kurang punya kualitas,” kata Redknapp kepada Sky Sports.

“Thiago akan memberikan sesuatu yang benar-benar berbeda, dia adalah salah satu gelandang terbaik di dunia. Dia mendikte permainan, bermain dengan kecepatannya sendiri.

“Terkadang, ketika Anda pergi bermain di tempat-tempat yang sulit di Liga Primer, Anda tidak bisa mengalahkan tim lawan dengan kecepatan 100 meter per jam setiap waktu, Anda butuh sedikit kemahiran dan harus ada seseorang yang melakukan sesuatnya dengan cara berbeda.

“Beberapa tahun lalu Liverpool memiliki pemain lini tengah seperti Ronnie Whelan dan Jan Molby yang mampu memperlambat permainan dan bermain dengan tempo yang sesuai untuk mereka, Thiago bisa melakukannya.

“Kita melihatnya di final Liga Champions di mana dia benar-benar menguasai permainan, memiliki begitu banyak sentuhan bola dan membuat permainan terlihat mudah.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Robert

Lewandowski Tak Menjamin Bakal Terus Bertahan di Bayern Munchen

Munchen – Robert Lewandowski memanaskan spekulasi transfernya sendiri. Penyerang Bayern Munich itu mengaku terbuka dengan ...