Home > Timnas Indonesia > Isu Naturalisasi, FKSI Tuding PSSI Bikin Gaduh

Isu Naturalisasi, FKSI Tuding PSSI Bikin Gaduh

Beberapa waktu lalu, publik sepak bola Indonesia digegerkan dengan hadirnya lima pemain muda asal Brasil yang bergabung ke tiga klub Liga 1 2020. Tiga klub yang menjadi sasaran itu adalah Persija Jakarta (dua pemain), Arema FC (dua pemain), dan Madura United (satu pemain).

Kabar itu mengejutkan karena disertai kabar lain yang mengatakan kalau lima pemain muda itu akan dinaturalisasi oleh PSSI. PSSI digadang-gadang ingin meng-Indonesia-kan lima pemain asal Brasil itu untuk memperkuat timnas U-19 Indonesia yang akan bertanding di Piala Dunia U-20 2021.

Walaupun pada akhirnya kabar itu dibantah oleh PSSI, kegaduhan sudah sempat terjadi di antara para pelaku sepak bola nasional. Mantan pelatih timnas U-19 Indonesia, Fakhri Husaini, bahkan sempat mengungkapkan kekesalannya lewat unggahan di akun Instagram pribadinya.

“Kalau memang PSSI sudah kehilangan rasa percaya dirinya terhadap para pemain lokal, serahkan saja status tuan rumah Piala Dunia U-20 kepada negara lain,” tulis Fakhri pada 20 Agustus 2020.

Ketua Forum Komunikasi Suporter Indonesia (FKSI), Richard Achmad Supriyanto, menganggap PSSI sering membuat kegaduhan terkait naturalisasi pemain. Walau pada akhirnya membantah, PSSI secara tidak langsung sudah menimbulkan situasi tidak kondusif di tubuh timnas U-19 Indonesia.

“Terkait naturalisasi itu sangat tidak relevan. . . . . . . PSSI selalu bikin gaduh terkait naturalisasi ini,” kata Richard.

Richard menilai bahwa Indonesia saat ini sejatinya tidak kekurangan bibit pemain muda yang sangat potensial. Selaku federasi, PSSI seharusnya memaksimalkan potensi lokal terlebih dahulu sebelum mengambil opsi naturalisasi.

“PSSI tidak pernah percaya dengan potensi pemain-pemain muda Indonesia. Padahal pemain muda kita hasil pembinaan cukup bisa diandalkan,” jelasnya.

Di sisi lain, Richard tidak mempermasalahkan adanya pemain keturunan di tim Garuda Nusantara saat ini. Seperti diketahui, saat ini ada dua pemain keturunan, Elkan Baggott dan Jack Brown, yang masuk dalam tim pilihan Shin Tae-yong. Menurut Richard, pemain keturunan sah-sah saja membela tim Merah Putih karena darah Indonesia yang mengalir dalam diri mereka.

“Kalau terkait pemain keturunan boleh-boleh saja asalkan sesuai kebutuhan dan berdampak bagus hasilnya,” katanya.

x

Check Also

Shin Tae-yong Ingin Empat Pemain Dinaturalisasi, Ini Tanggapan Menpora

Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, mengaku sudah mengetahui perihal adanya permintaan ...