Home > Berita Liga Inggris > Gary Neville Sindir Kepa Sebagai Penghalang Chelsea Juara

Gary Neville Sindir Kepa Sebagai Penghalang Chelsea Juara

Kepa Arrizabalaga dinilai tidak tampil konsisten walau berstatus sebagai penjaga gawang termahal di dunia setelah dibeli Chelsea dari Athetic Bilbao pada 2018 dengan mahar 72 juta pounds atau sekitar Rp 1,38 triliun. Pada pertandingan perdana Chelsea di Liga Inggris 2020-2021, Kepa menjadi sorotan karena membiarkan gawangnya dibobol Brighton & Hove Albion.

Walau meraih kemenangan, Chelsea harus mengakhiri pertandingan dengan kebobolan satu gol akibat tendangan jarak jauh Leandro Trossard pada menit ke-54.

Dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan Chelsea itu, Kepa dinilai membiarkan tendangan dari luar kotak penalti Trossard masuk dengan mudah di bawah tangan kanannya. Bola sepakan Trossard itu mengalir deras di pojok kanan bawah gawang kiper asal Spanyol itu. Seperti dilansir dari Opta Joe, Kepa menjadi kiper yang paling lemah di antara kiper lainnya dalam hal mengantisipasi tendangan jarak jauh.

Opta Joe mencatat sejak kiper berusia 25 tahun itu bergabung dengan The Blues pada 2018, dia sudah kebobolan 19 gol dari tendangan luar kotak penalti.

Walaupun begitu, Frank Lampard selaku pelatih Chelsea justru mengaku senang dengan penampilan Kepa pada pertandingan melawan Brighton itu. Dia bahkan mengatakan tidak sedang mencari kiper baru untuk menggantikan Kepa.

“Tidak untuk saat ini, tapi masih beberapa minggu lagi sampai akhir jendela transfer,” kata Lampard.

“Saya sangat senang dengan Kepa. Dengan tembakan itu, saya tidak yakin apakah dia bisa melakukan yang lebih baik tapi saya melihat sedikit kepercayaan diri dalam cara dia bermain.”

“Kepa ada di sini, dia penjaga gawang kami dan saya senang dengannya,” kata Lampard menambahkan.

Berbeda dengan lampard, Gary Neville malah percaya kalau Chelsea tidak akan bisa memenangi Liga Inggris kalau tetap mempertahankan kiper yang membuat blunder seperti Kepa. Menurut Neville, Lampard harus segera mendatangkan kiper baru seperti yang dilakukan Pep Guardiola, Juergen Klopp, ataupun Alex Ferguson saat mereka berusaha mencari gelar.

“Anda tidak akan memenangi liga dengan seorang kiper yang membiarkan gol dari luar kotaknya,” kata Neville.

“Dia tidak mendominasi wilayahnya, kebobolan dari bola mati. Kalau terus seperti itu, kesuksesan Chelsea di Liga Inggris tidak akan pernah terjadi.”

“Lampard tahu apa yang dia butuhkan. Dia tidak suka penjaga gawang, dia ingin dia keluar dan dia ingin yang baru masuk. ”

“Lampard tahu dia bisa dipecat kalau tidak memenangi liga dalam dua atau tiga tahun. Maka dari itu, dia menghabiskan lebih dari 200 juta pounds.”

“Pep melakukannya, Klopp melakukannya, Alex Ferguson melakukannya. Setiap manajer yang harus bersikap keras, kejam,” kata peraih 12 gelar Liga Inggris bersama Manchester United ini mengakhiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Arsenal Gerak Cepat Cari Pengganti Emiliano Martinez

Arsenal bergerak cepat mencari pengganti Emiliano Martinez yang pindah ke Aston Villa. Kiper asal Islandia, ...