Home > Berita Liga Italia > Faktor Pendukung Ronaldo Bakal Jadi Top Skor Serie A Musim Ini

Faktor Pendukung Ronaldo Bakal Jadi Top Skor Serie A Musim Ini

Cristiano Ronaldo sudah dua musim membela Juventus. Tapi, dalam dua musim itu Cristiano Ronaldo selalu gagal menjadi top skor Liga Italia. Di musim 2018-2019, koleksi 21 gol Cristiano Ronaldo terpaut lima bola dari top skor, yaitu Fabio Quagliarella (Sampdoria).

Semusim berselang, koleksi gol Cristiano Ronaldo yang mencapai 31 gol, belum cukup mengantarkannya menjadi top skor Liga Italia. Saat itu, koleksi gol Cristiano Ronaldo terpaut lima bola dari sang top skor, Ciro Immobile (Lazio).

Walau begitu, Cristiano Ronaldo diprediksi dapat mengakhiri penantian di atas. Pesepakbola berpaspapor Portugal itu berpeluang menjadi top skor Liga Italia 2020-2021.

Berikut 5 penyebab Cristiano Ronaldo jadi top skor Liga Italia:

5. Cetak Sejarah

Cristiano Ronaldo memiliki ambisi besar untuk memenangkan gelar top skor. Karena kalau menjadi top skor Liga Italia, Cristiano Ronaldo akan mencetak sejarah. Cristiano Ronaldo akan tercatat sebagai pesepakbola pertama yang menjadi top skor di tiga kompetisi elite Eropa, yaitu Liga Inggris, Liga Spanyol dan Liga Italia.

Cristiano Ronaldo satu kali menjadi top skor Liga Inggris, tepatnya pada 2007-2008. Kemudian di Liga Spanyol, Cristiano Ronaldo tiga kali keluar sebagai pencetak gol terbanyak, tepatnya pada 2010-2011, 2013-2014 dan 2014-2015.

4. Main di Posisi Favorit

Di pertandingan uji coba perdana, pelatih Juventus Andrea Pirlo memainkan formasi 3-5-2. Dalam pola ini, Cristiano Ronaldo dan Dejan Kulusevski diperankan sebagai ujung tombak kembar. Tapi, seiring kehadiran Edin Dzeko dan Kulusevski, Pirlo diprediksi akan mengubah formasinya.

Pirlo akan mengandalkan formasi 4-3-3. Dalam pola ini, Cristiano Ronaldo akan beroperasi sebagai winger kiri. Tampil di posisi ini membuat Cristiano Ronaldo tampil mobile dan berpotensi lebih mengancam pertahanan lawan.

3. Tren Membaik

Jumlah gol Cristiano Ronaldo bersama Juventus di Liga Italia membaik dari musim ke musim. Di musim pertama, mantan pemain Manchester United itu cuma mengoleksi 21 gol. Semusim berselang atau di Liga Italia 2019-2020, Cristiano Ronaldo mengemas 31 gol.

Hal itu berarti, jumlah gol Cristiano Ronaldo meningkat 10 gol setiap musimnya. Kalau siklus ini bertahan, bukan tidak mungkin koleksi gol Cristiano Ronaldo di Liga Italia 2020-2021 mencapai 41 bola.

2. Kehilangan Pesaing

Ciro Immobile selaku top skor Liga Italia musim lalu, masih tampil di kompetisi musim ini. Tapi, koleksi gol penyerang 30 tahun itu diprediksi jauh menurun daripada musim lalu. Karena, tiap kali keluar menjadi top skor, koleksi gol Immobile selalu menurun di musim setelahnya.

Setelah menjadi top skor Liga Italia 2013-2014, koleksi gol Immobile hanya menyentuh tiga bola saat membela Borussia Dortmund di Liga Jerman 2014-2015.

Lalu setelah menjadi top skor Liga Italia 2017-2018 dengan koleksi 29 gol, Immobile cuma mencetak 15 gol di musim 2018-2019. Karena itu, Cristiano Ronaldo dalam posisi yang diuntungkan untuk menjadi top skor Liga Italia.

1. Edin Dzeko

Salah satu alasan Cristiano Ronaldo gagal menjadi top skor Liga Italia di dua musim awal karena ketiadaan tandem ideal. Mario Mandzukic dan Gonzalo Higuain gagal menjadi penyuplai bagi Cristiano Ronaldo. Saat membela Real Madrid, jumlah gol Cristiano Ronaldo menembus minimal 40 bola di setiap musimnya.

Banyaknya gol yang dibuat Cristiano Ronaldo karena keberadaan Karim Benzema di sampingnya. Penyerang berpaspor Prancis itu bertindak sebagai pelayan Cristiano Ronaldo.

Dalam waktu dekat, Cristiano Ronaldo akan menemukan sosok Benzema baru di lini depan Juventus. Sosok yang dimaksud adalah penyerang yang didatangkan dari AS Roma, Edin Dzeko. Sekadar informasi, secara gaya permainan, Dzeko mirip dengan Benzema.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Presiden Napoli Sempat Ikut Rapat Serie A Sebelum Positif Covid-19

Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis sempat ikut rapat Serie A dan tidak mengisolasi diri walau ...