Home > Berita Liga Spanyol > Barcelona > Era Koeman di Barcelona Hadirkan 5 Sinyal Positif Ini

Era Koeman di Barcelona Hadirkan 5 Sinyal Positif Ini

Pertandingan pertama untuk pelatih mana pun di Barcelona selalu jadi ujian besar. Ronald Koeman baru mengalaminya, dan dia beruntung bisa lolos dengan nilai positif. Senin (28/9/2020) kemarin, Barcelona menghajar Villarreal 4-0 pada pertandingan pertama mereka di La Liga 2020/21.

Hasil ini sangat penting untuk Koeman dan untuk para pemain yang sedang mencari rasa percaya diri mereka. Ya, untuk pertandingan pertamanya, Koeman menunjukkan beberapa hal positif. Memang permainan Barca belum sempurna, tapi setidaknya sudah ada tanda-tanda perkembangan di beberapa sektor.

Sport menilai kemenangan ini sudah mengundang optimisme untuk menyambut era Barca yang baru di bawah Koeman.  Setidaknya ada 5 alasan untuk percaya pada Barca yang sekarang.

Apa saja? Berikut rangkumannya:

Bocah Ajaib Ansu Fati

Ansu Fati jadi bintang utama kemenangan Barca pada pertandingan ini, dan tidak ada alasan baginya untuk berhenti pada satu pertandingan ini saja. Fati masih muda, segar, dan punya kemampuan untuk mencetak gol.

Dia bukan lagi janji masa depan Barca, tapi sudah cukup terbukti di masa kini. Sebentar lagi Fati berusia 18 tahun dan dialah jawaban pertama Barca untuk mengatasi kepergian Messi nanti.

Pertahanan kukuh

Kombinasi Sergi Roberto, Pique, Lenglet, dan Jordi Alba begitu tangguh di lini belakang. Padahal kombinasi ini hampir sama dengan saat Barca dihajar Bayern di Liga Champions musim lalu, hanya beda di posisi Sergi Roberto. Walau diisi pemain-pemain yang sama, performanya jauh berbeda.

Keempat bek Barca bermain di level tinggi. Bek tengah stabil, dan bek sayap bermain dinamis — khususnya Jordi Alba. Koeman pun menurunkan formasi double pivot, dengan duet Frenkie de Jong dan Sergio Busqutes. Dua pemain ini . . . . . . membantu melindungi barisan bek.

Kurangi ketergantungan Messi

Bertahun-tahun sudah Barcelona menggantungkan segalanya pada Messi. Memang tidak salah, tapi sudah waktunya Barca berkembang. Pada pertandingan pertama Koeman kemarin, Barca kelihatan seperti tim yang punya alternatif di lini serang.

Bukan berarti Messi tidak lagi dibutuhkan lagi, tapi setidaknya Messi bukan satu-satunya cara untuk menang. Perubahan ini diyakini disebabkan oleh formasi baru Barca ala Koeman: 4-2-3-1.

Formasi baru

Bicara soal formasi baru, Koeman terbilang berganti. Barca sudah belasan tahun menggunakan formasi 4-3-3, nyaris tak berubah. Sekarang Koeman datang membawa ide segar dalam formasi 4-2-3-1. Walau baru satu pertandingan, setidaknya sudah ada tanda-tanda positif.

Barca membuktikan bisa menyerang lewat sisi dalam atau sisi luar, juga bisa kembali memainkan operan pendek khas mereka. Gaya main ini sangat cocok untuk Philippe Coutinho.

Bangku cadangan

Kedalaman skuad Barca jadi masalah dalam beberapa musim terakhir. Stering XI mereka tangguh, tapi pemain pengganti kurang bisa diandalkan. Sekarang bersama Koeman, kedalaman skuad Barca perlahan diperbaiki.

Selain Messi, ada delapan pemain untuk sektor serang: Griezmann, Coutinho, Ansu, Dembele, Pedri, Trincao, Riqui Puig, dan Braithwaite. Serta ada enam pemain untuk posisi double pivot: Busquets, De Jong, Pjanic, Alena, bahkan Sergi Roberto dan Riqui Puig lagi.

x

Check Also

Manajemen Barcelona Beri Ijin Xavi Hernandez Untuk Belanja Pemain Di Januari 2022

Barcelona – Menjelang bursa transfer Januari 2022, kabar baik datang untuk pelatih Barcelona saat ini ...