Home > UEFA Nations League > Bek Tua Juventus Tampil Apik Bersama Timnas Italia

Bek Tua Juventus Tampil Apik Bersama Timnas Italia

Sukses Timnas Italia mengalahkan Timnas Belanda di UEFA Nations League, tidak lepas dari performa Giorgio Chiellini. Bek veteran itu tampil bagus di lini belakang. Chiellini kembali membela Timnas Italia, setelah sempat absen panjang akibat cedera ligamen tahun lalu.

Tidak tanggung-tanggung, pertandingan perdananya menghadapi Belanda dalam pertandingan kedua Grup A1.

Menghadapi Belanda di Johan Cruyff Arena, Amsterdam, Selasa (8/9/2020) dini hari WIB, Chiellini diturunkan pelatih Roberto Mancini sejak awal. Ia berduet dengan rekannya di Juventus, Leonardo Bonucci, sebagai bek tengah. Menurut catatan Whoscored, Chiellini menjadi bek yang paling sibuk di lini belakang Italia.

Pemain 36 tahun itu membuat 2 tekel, 3 intersepsi, dan 8 clearance saat menghadapi gempuran Belanda, yang dimotori Memphis Depay, Donny van de Beek, dan Quincy Promes.

Statistik Chiellini bahkan lebih baik dari Virgil van Dijk, bek Belanda milik Liverpool, yang hanya punya catatan sekali intersepsi dan sekali membuat clearance. Whoscored pun memberi rating Chiellini dengan skor 7,63, terbaik keempat dalam tim Azzurri dini hari tadi, yang akhirnya menang 1-0 lewat gol tunggal Nicolo Barella di penghujung babak pertama.

“Dia punya pengalaman, kualitas. Dia masih bisa memberi banyak pelajaran ke bek di seluruh dunia,” kata Mancini.

“Penting bagi kami bisa memilikinya di lapangan karena dia adalah seorang petarung. Saya senang dia kembali dan bagaimana dia mengatur . . . . . . dirinya bermain tanpa masalah,” kata sang pelatih.

Chiellini sendiri mengaku senang bisa kembali bermain bagus. Hal yang memang menjadi tujuannya, di tengah spekulasi pensiun dirinya yang terus berhembus.

“Kami menyiapkan pertandingan ini dengan baik dan bisa bermain di level tertinggi dalam dua musim terakhir,” kata Chiellini kepada Rai Sport.

“Setelah lama lockdown dan melewati musim panas yang aneh, tidak mudah kembali ke trek. Kami mengalahkan tim hebat dan mungkin harusnya bisa mencetak beberapa gol.”

“Saat kami lelah menjelang akhir, kami juga bisa menggalang pertahanan dengan baik. Itu juga bagian dari permainan: terkadang, Anda harus sedikit bekerja keras,” kata pemain yang punya 120 caps di Timnas Italia itu.

Kemenangan Italia mengantarnya memimpin Grup A1 dengan 4 poin, setelah di pertandingan perdana sempat berimbang dengan Bosnia & Herzegovina. Italia unggul satu angka dari Belanda, diikuti Polandia (3 poin) dan Bosnia yang baru satu poin.

x

Check Also

Pelatih Prancis Berharap Pogba Bisa Menemukan Kebahagiaan di MU

Paris – Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, kembali memberikan dukungannya kepada Paul Pogba yang tampil ...