Home > Berita Liga Spanyol > Barcelona > Barcelona Dinilai Tak Perlakukan Suarez Dengan Layak

Barcelona Dinilai Tak Perlakukan Suarez Dengan Layak

Barcelona memberi perlakuan yang tidak layak untuk penyerang Luis Suarez. Setelah melewati musim-musim yang indah, pemain asal Uruguay itu akan dilepas dengan cara yang tidak hormat. Luis Suarez bergabung dengan klub asal Catalan pada 2014 lalu.

Saat itu, El Pistolero dalam situasi yang sulit karena datang dengan sanksi larangan bermain. Barcelona membelinya dengan harga 81 juta euro dari Liverpool. Tapi, begitu bebas dari sanksi, Luis Suarez langsung menjadi pemain kunci.

Dia menjadi pencetak gol terbaik klub setelah Lionel Messi. Sampai musim 2019/2020, Luis Suarez masih menjadi pemain kunci. Dia bisa mencetak 16 gol di La Liga. Hanya kalah dari Lionel Messi. Jumlah gol Luis Suarez cukup bagus karena dia harus absen lama karena cedera.

Jurnalis Marca, Luis F Rojo, menilai sikap Barcelona pada Luis Suarez sangat buruk. Benar kalau sang pemain sudah tidak masuk rencana klub, tapi Barcelona coba melepasnya begitu saja seolah dia bukan pemain penting. Paling baru, pelatih Ronald Koeman mencoret nama Luis Suarez dari daftar tim untuk uji coba lawan Gimnastic de Tarragona.

“Suarez tidak pantas dicoret dari tim utama. Memang benar dia sudah melakukan kesalahan, tapi apa yang sudah dia berikan kepada klub ini tidak perlu diragukan lagi,” kata Rojo.

Menurut Rojo, Koeman boleh saja tidak lagi memakai jasa Suarez. Tapi, dia harus ingat kalau pemain dengan julukan El Pistolero . . . . . . itu adalah legenda di klub dengan catatan 198 gol di semua kompetisi untuk Barcelona.

“Suarez adalah pencetak gol terbanyak ketiga dalam sejarah Barcelona, ??yang pantas dihormati.”

“Barcelona sangat ingin dia pergi dan itulah mengapa mereka menekannya dengan segala cara. Mereka harus berhati-hati karena kalau tali mengencang dan putus, Suarez masih bisa memutuskan untuk bertahan,” katanya.

Selain Ronald Koeman, Josep Maria Bartomeu juga punya andil atas perlakukan buruk pada Luis Suarez. Sang presiden pernah berjanji akan membuat perpisahan yang layak, tapi sejauh ini tidak melakukan apa pun.

“Beberapa hari yang lalu Bartomeu mengatakan kalau pemain ini harus mendapatkan perpisahan yang layak. Dia tidak setia pada kata-katanya karena kelihatannya Suarez, dan yang lainnya, akan mengakhiri waktu bersama klub dengan cara yang pahit,” kata Rojo.

Bartomeu sebelumnya juga menjadi sorotan. Dia pernah membuat janji akan mempersilahkan Lionel Messi pergi kalau dia ingin. Tapi, kata-kata itu diingkari dengan menahan Lionel Messi pindah awal musim 2020/2021 ini.

x

Check Also

Angel Di Maria Sempat Ingin Susul Lionel Messi Di Barcelona

Barcelona – Angel Di Maria saat ini membela PSG, dirinya dan Lionel Messi sama-sama berasal ...