Home > Berita Liga Italia > AS Roma > AS Roma Siap Menyambut Kembalinya Totti

AS Roma Siap Menyambut Kembalinya Totti

Milan – Mantan bintang AS Roma, Francesco Totti hanya menunggu waktu untuk kesepakatan yang akan membuatnya kembali ke klub.

Eks kapten berusia 43 tahun itu menjalani seluruh karier bermainnya bersama klub ibu kota Italia dan mendapatkan status sebagai legenda usai mencatat 786 penampilan dan mengemas 307 gol.

Totti gantung sepatu pada 2017 dan kemudian bergabung dengan manajemen klub, namun memutuskan untuk pergi sekitar setahun yang lalu.

Kepergiannya waktu itu dibayangi dengan isu konflik antara dirinya dan presiden klub, James Pallotta.

Namun, dengan perubahan kepemilikan klub dari tangan Pallotta ke keluarga Friedkin, ada harapan untuk membawa pulang Totti ke klub dan akan diberi peran sebagai asisten direktur olahraga.

“Saya tidak pernah punya kesempatan untuk mengekspresikan diri. Saya sama sekali tidak pernah terlibat dalam proyek teknis klub,” keluh Totti.

“Di tahun pertama, itu bisa terjadi. Di tahun kedua, saya menyadari apa yang ingin saya lakukan dan kami tidak pernah sependapat, tidak pernah saling membantu.”

“Mereka tahu niat saya dan apa yang saya inginkan, memberi begitu banyak hal kepada klub dan tim ini, tapi mereka tidak pernah menginginkan saya, sejujurnya. Mereka mengesampingkan saya dari setiap keputusan.”

“Saya sekarang akan mengambil jalan lain. Saat ini apabila ada pemilik klub yang lain ingin memercayai saya, saya akan selalu siap.”

“Saya di sini bukan untuk menyalahkan satu . . . . . . atau yang lain. Kami telah memulai perjalanan, itu tidak dihormati, jadi saya pergi.”

“Semua orang tahu mereka membuat saya berhenti bermain. Saya sudah memiliki kontrak enam tahun sebagai direktur. Saya memulainya dengan kalem, menyadari bahwa ini adalah bidang yang sama sekali berbeda dengan bermain di lapangan. Banyak janji yang dibuat dan tidak pernah ditepati.”

“Fokus utama orang-orang tertentu adalah menyingkirkan mereka yang asli Roma dari Roma. Selama delapan tahun terakhir, sejak orang-orang Amerika [Pallotta dan kolega] masuk, mereka telah berusaha dengan segala cara untuk menyudutkan kami.”

“Seiring berlalunya waktu, mereka mencoba semua yang mereka bisa… Itu yang mereka inginkan dan pada akhirnya, mereka berhasil.”

“Yang bisa saya katakan adalah bahwa saya tidak akan pernah menyakiti Roma. Ini jauh lebih buruk daripada pensiun sebagai pemain. Meninggalkan Roma itu terasa seperti sekarat. Saya merasa akan lebih baik jika saya mati.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Jose Mourinho Klaim Hanya Ada 13 Pemain Di Timnya Yang Bisa Bermain Di Level Berbeda

Italia – Jose Mourinho yang kini menjadi pelatih AS Roma, secara terbuka mengkritik para pemain ...