Home > Berita Liga Indonesia > Arema FC > Arema Kampanye Lewat Sosmed Agar Fans Tak Datang ke Stadion

Arema Kampanye Lewat Sosmed Agar Fans Tak Datang ke Stadion

Malang – Arema FC dijadwalkan akan menjamu Persija Jakarta pada laga lanjutan Liga 1 2020 di Stadion Kanjuruhan Malang, pada Minggu (4/10/2020).

Arema FC dan Persija Jakarta diketahui memiliki suporter yang fanatik. Namun selama lanjutan Liga 1 2020 ini tidak diperbolehkan suporter melihat langsung tim kesayangannya ke stadion, guna mencegah penyebaran Covid-19.

Terkait hal ini, General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, mengaku pihaknya telah mengambil langkah-langkah untuk mengantisipasinya.

Beberapa langkah yang telah disiapkan mulai dari penjagaan keamanan di sekitar dan di dalam stadion, hingga kampanye melalui media sosial.

“Ya dari kami pasti semaksimal mungkin lah untuk mengantisipasi itu. Kami juga kemarin rapat sama panpel sebenarnya mereka sudah menyiapkan langkah-langkah untuk antisipasinya seperti apa. Itu sudah ada semua,” kata Ruddy Widodo, Minggu (27/10/2020).

“Untuk ini sudah kami kampanyekan melalui sosial media bahwa semua tidak boleh ada yang datang. Arahan kami jelas tidak boleh,” tegasnya.

“Tapi yang paling utama dan gampang ya dari siang atau sore, pintu pagar stadion langsung ditutup. Jelas tidak bisa kan, mau bagaimana mereka,” ucap Ruddy.

Ruddy optimis, baik Aremania maupun The Jakmania sama-sama telah dewasa sehingga sadar benar bagaimana situasinya saat ini yang tidak memungkinkan untuk hadir langsung di stadion.

“Dari kami optimis ya. Para suporter . . . . . . juga sudah sama-sama dewasa, apalagi The Jakmania ya, secara organisasi mereka lebih bagus,” ujar Ruddy.

“Kemudian untuk Aremania juga sadarlah mereka pasti. Orang sudah dibilang tidak boleh nonton masak mau datang menonton. Malah bahaya kalau datang bisa jadi klaster baru yang ada,” sambungnya.

Rudy memahami bagaimana keinginan para suporter ini untuk bisa memberikan dukungan langsung bagi tim kebanggaannya di stadion. Namun ia menyarankan untuk tetap bisa memberi dukungan dari rumah masing-masing dengan menonton lewat televisi atau streaming.

“Pasti. Siapa yang tidak mau menonton langsung ke stadion. Tapi kan mau bagaimana lagi, orang kesepakatannya sudah jelas kok tidak boleh ada penonton. Ya semua harus mematuhi itu,” kata Ruddy.

“Yakinlah nonton di TV juga lebih enak, masih bisa teriak juga. Percuma suporter datang kalau Arema dinyatakan kalah mau apa coba? Jadi malah langsung diputusin kalah, apa yang dicari,” tandasnya.

x

Check Also

Gagal Menang Lawan PSIS, Pelatih Arema FC Sebut Timnya Sudah Bermain Bagus

Jakarta – Arema FC kembali gagal meraih kemenangan setelah pada laga pekan ke-4 BRI Liga ...