Home > Berita Liga Inggris > Leeds United > Ambisi Besar Pemilik Leeds United di Premier League

Ambisi Besar Pemilik Leeds United di Premier League

Yorkshire – Leeds United menjadi tim promosi Premier League musim ini setelah memenangkan gelar Championship musim lalu. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi pendukung The Whites setelah penantian panjang 16 tahun terakhir.

Bagi pemilik Leeds United Andrea Radrizzani, ini akan menjadi kebangkitan Leeds United di kasta tertinggi sepak bola Inggris, untuk menantang enam besar Liga Primer dalm tiga tahun ke depan.

Pelatih Marcelo Bielsa berhasil membawa kemajuan bagi Leeds United dalam dua musim kepemimpinannya, dengan menanamkan kepercayaan diri pada klub yang bermarkas di Elland Road ini.

Pada laga perdananya di Liga Primer 2020/2021, Leed United akan menantang sang juara bertahan, Liverpool, di Anfield pada Sabtu (12/9/2020).

Radrizzani berharap Leeds United dapat bertahan di Liga Primer Inggris selama dua musim, untuk kemudian naik ke atas menantang klasemen enam besar dalam tiga hingga lima tahun ke depan.

“Saya berharap kami bisa bertahan di Liga Primer selama dua tahun,” kata Andrea Radrizzani.

“Setelah siklus dua tahun pertama itu, saya pikir kami akan siap untuk melangkah ke depan dan memperpendek jarak dengan tim yang lebih besar. Jelas, tujuan saya, jika saya melihat dalam periode tiga, lima tahun berikutnya, adalah untuk berada di belakang enam besar,” sambung Radrizzani.

Pada bursa transfer musim pans ini, Leeds United telah menghabiskan 50 juta pounds untuk pemain baru, termasuk membeli Rodrigo dari Valencia dengan harga 30 juta pounds.

Sebelumnya, Leeds United juga dikaitkan dengan Edinson Cavani dan Julian Draxler, namun Radrizzani memilih untuk lebih menghormati harmoni antar pemain sehingga tidak melakukan perubahan terlalu banyak.

“Yang pasti kami dapat berinvestasi lebih banyak, tetapi saya pikir kami perlu peka soal bagaimana untuk melangkah karena . . . Gabung . . . uang tidak selalu menjamin hasil,” jelas Radrizzani.

“Anda telah melihat musim lalu dengan Aston Villa yang melakukan banyak investasi dan tidak terdegradasi pada pertandingan terakhir. Itu sangat bagus untuk mereka, tetapi mereka sangat nyaris. Di sisi lain, Sheffield United berinvestasi lebih sedikit dan bukan jadi bulan-bulanan. Jadi, sepakbola bukan hanya tentang uang, ini tentang proyek dan gaya bermain, kohesi para pemain, motivasi, pendekatan mental terhadap permainan,” lanjutnya.

“Kami sekarang bekerja untuk memilih pemain yang sesuai dengan sistem kami dan memastikan mereka sesuai dengan proses yang dilakukan Marcelo Bielsa. Kami memilih banyak pekerja keras, komitmen dan disiplin, rasa hormat. Jadi kami mengidentifikasi pemain yang cocok dengan karakteristik ini. Kita harus sangat berhati-hati,” ucap Radrizzani.

Selain itu, Radrizzani juga tidak ingin bermimpi Leeds United akan berubah seperti Leicester City yang tampil mengejutkan dengan meraih gelar dalam waktu dekat.

“Itu tidak mungkin. Akan salah melakukannya karena tidak ada dasar untuk melakukan itu,” kata Radrizzani.

“Jadi jelas, ada tim yang telah membuat cerita yang luar biasa seperti Leicester, tetapi Leicester adalah contoh stabilitas dan keberlanjutan dari waktu ke waktu. Saya pikir kami perlu realistis tentang kemungkinan kami sekarang, dan tujuan kami adalah untuk bertahan Liga Primer,” tandasnya.

x

Check Also

Jarang Dipakai Chelsea, Michy Batshuayi Disodorkan Ke Leeds United

Striker Chelsea, Michy Batshuayi (26 tahun), sudh ditawarkan kepada klub promosi Liga Primer Inggris, Leeds ...