Home > Berita Transfer Pemain > 8 Cerita Unik Tak Terduga di Bursa Transfer Pemain

8 Cerita Unik Tak Terduga di Bursa Transfer Pemain

Klub-klub Eropa harus bertindak cerdas di bursa transfer selama pandemi virus corona. Walau begitu, sebagian klub tidak ragu belanja besar untuk meningkatkan kekuatan skuadnya. Ya, kedatangan para pemain saat bursa transfer tentunya sangat membantu klub untuk menjalani musim berikutnya.
Dalam bursa transfer terkadang menghadirkan berbagai cerita yang unik dan tidak terduga. Transfer janggal itulah yang terkadang masuk dalam kategori aneh.

Bisanya para klub mendatangkan pemain yang tidak disangka-sangka atau tidak terlalu dibutuhkan karena mempunyai stok pemain banyak. Alhasil, transfer pemain itu dianggap sia-sia. Siapa saja pemain serta klub yang pernah melakukan transfer aneh?

Berikut ini 8 transfer pemain paling aneh dalam sejarah seperti dikutip Give Me Sport.

1. Julien Faubert ke Real Madrid

Real Madrid pernah melakukan transfer yang bisa dibilang aneh cukup aneh. Faubert yang berposisi sebagai pemain bek kanan hanya bermain sebanyak dua kali. Itu dikarenakan Real Madrid sudah mempunyai tiga pemain yang bisa dipasang sebagai bek kanan.
Ketiga pemain itu adalah Sergio Ramos, Michel Salgado dan Miguel Torres.

Walau begitu, Real Madrid justru tetap merekrut Julian Faubert. Menariknya, Faubert pernah memperkuat klub asal Indonesia, Borneo FC, pada 2018.

2. Papy Djilobodji ke Chelsea

Chelsea juga pernah melakukan transfer aneh saat merekrut pemain bek tengah asal Senegal, Papy Djilobodji. The Blues secara tiba-tiba mendatangkan Papy Djilobodji. Padahal, Chelsea sudah mempunyai empat pemain yang berposisi sebagai bek tengah.
Keempat pemain itu ialah Kurt Zouma, Gary Cahill, Branislav Ivanovic, hingga John Terry. Kondisi tersebut pun membuat Papy Djilobodji kesulitan menembus skuat utama Chelsea selama empat musim bersama Chelsea.

3. Roberto Mancini ke Leicester City

Mantan pelatih Manchester City, Roberto Mancini menjalani debut di Premier League sebagai pemain saat berusia 36 tahun. Saat itu, Mancini bergabung dengan Leicester City. Umurnya yang sudah tidak muda lagi membuatnya tidak bisa bermain selama 90 menit.
Alhasil, Mancini hanya mencatatkan tiga penampilan bersama The Foxes sebelum gantung sepatu.

4. Javier Mascherano dan Carlos Tevez ke West Ham United

Javier Mascherano dan Carlos Tevez bisa dibilang pemain yang masuk kategori bintang. Kedua termasuk pemain berbakat dari Amerika Selatan. Tapi, Javier Mascherano dan Carlos Tevez secara mengejutkan bergabung dengan klub papan tengah Premier League, West Ham United.
Setelah itu, Tevez akhirnya bermain untuk klub besar seperti Juventus, Manchester United. Sementara Mascherano membela Liverpool dan . . . . . . Barcelona.

5. Juninho Paulista ke Middlesbrough

Banyak yang tidak menyangka, pemain yang cukup dikenal dengan tendangan bebasnya, Juninho, justru memilih klub seperti Middlesbrough. Padahal, ada klub lain, yakni Sao Paolo yang juga berminat meminangnya.

6. Nicklas Bendtner ke Juventus

Nicklas Bendtner pernah dianggap sebagai satu di antara pemain muda Arsenal paling potensial. Hal itu ia buktikan saat mencetak 14 gol pada musim 2008-2009. Tapi, seiring berjalannya waktu performanya terus menurun dan sering melakukan hal konyol serta kontroversial.
Menariknya hal itu tidak menjadi perhatian Juventus.

Nyonya Tua pernah mendatangkan Nicklas Bendtner pada musim 2012-2013. Saat merekrut Nicklas Bendtner, Bianconeri sudah memiliki empat penyerang, yaitu Mirko Vucinic, Nicolas Anelka, Fabio Quagriarella, dan Alessandro Matri. Selama berkostum Juventus Bendtner hanya mencatatkan 9 penampilan.
Walau minim bermain, Bendtner justru ikut merasakan gelar Scudetto yang diraih Juventus.

7. Kevin-Prince Boateng ke Barcelona

Kedatangan Kevin-Prince Boateng ke Barcelona pada bursa transfer musim dingin 2019 bisa dibilang mengejutkan. Hampir tidak ada berita yang menyebutkan sang pemain akan merapat ke Camp Nou.
Transfer itu dianggap aneh karena masa keemasan Kevin-Prince Boateng dianggap sudah berakhir. Puncak karier Kevin-Prince Boateng ialah saat merasakan gelar Serie A bersama AC Milan pada 2010-2011.

Setelah itu, Kevin-Prince Boateng memperkuat klub seperti Sassuolo dan Schalke 04. Saat ini, pemain asal Ghana itu bermain untuk klub Serie A, Fiorentina.

8. Julio Cesar ke Queens Park Rangers

Julio Cesar bisa dibilang merupakan satu di antara kiper sukses asal Brasil. Julio Cesar pernah merasakan gelar Liga Champions bersama Inter Milan pada 2010. Tidak hanya itu, ia sering menjadi penjaga gawang utama Brasil, terutama saat Piala Dunia.
Tapi, kesuksesan itu tidak berlanjut saat Julio Cesar secara mengejutkan pindah ke klub asal Inggris, Queens Park Rengers.

Menariknya, QPR harus terdegradai ke kasta kedua liga Inggris saat Julio Cesar memperkuat klub itu. Setelah QPR degradasi, Julio Cesar pergi ke Toronto FC sebelum bergabung dengan Benfica.

x

Check Also

Rag

Amadou Haidara Bakal Jadi Pembelian Pertama Ralf Rangnick Jika Latih MU ?

Manchester – Ralf Rangnick nampaknya sudah mulai mempersiapkan rencana transfer untuk Manchester United. Pelatih asal ...