Home > Berita Transfer Pemain > 3 Pemain Mahal Ini Belum Mampu Bersinar di Klub Barunya

3 Pemain Mahal Ini Belum Mampu Bersinar di Klub Barunya

Musim ini, di bursa transfer musim panas 2020, sudah banyak tim yang sudah mengeluarkan dana di tengah krisis akibat pandemi COVID-19. Tercatat ada beberapa klub yang sudi belanja besar untuk membentuk tim yang kuat untuk musim 2020/21.

Salah satu tim yang paling menonjol adalah Chelsea, dengan mengeluarkan dana lebih dari 200 juta euro. Kai Havertz adalah salah satu pembelian termahalnya, yang dibeli seharga 80 juta euro. Ada pula Timo Werner, yang dibeli dengan harga 53 juta euro. Bukan hanya Chelsea, Napoli juga telah menggelontorkan dana untuk mengangkut striker asal Nigeria, Victor Osimhen, senilai 70 juta euro dari Lille.

Ada beberapa tim yang rela membayar mahal untuk seorang pemain pada musim lalu, tapi kontribusinya justru sangat minim dan tidak sebanding dengan harganya. Chelsea yang telah belanja besar, juga memiliki pengalaman yang buruk dengan beberapa pemain yang dibelinya dengan harga mahal. Andriy Shevchenko, Fernando Torres, hingga Alvaro Morata adalah beberapa contohnya.

Berkaca pada musim sebelumnya, beberapa tim tersebut patut was-was. Dengan contoh yang dialami Chelsea, tentu menunjukan fakta bahwa transfer mahal tidak selalu diikuti dengan kesuksesan. Itu berlaku pula untuk musim lalu, yang menyajikan transfer yang lebih gila-gilaan dibanding musim ini.

Siapa sajakah pemain mahal yang gagal bersinar musim lalu? berikut beberapa namanya.

Nicolas Pepe (80 juta euro)

Nicolas Pepe (80 juta euro)

Berhasil mencetak 22 gol di Ligue 1 bersama Lille, Nicolas pepe muncul sebagai pemain muda bertalenta, yang membuat Arsenal kepincut untuk mendapatkan jasanya. Diplot sebagai tandem untuk bisa membombardir gawang lawan bersama Lacazette, dan Aubameyang, Pepe malah gagal bersinar di musim pertamanya bersama The Gunners.

Bertolak belakang dengan performanya bersama Lille, Pepe hanya bisa mencetak lima gol dari 31 kali kesempatannya bermain di Premier League. Tentu tidak sebanding dengan kontribusinya di lapangan sebagai striker dengan harganya yang mencapai 80 juta euro, .

Tetapi, di usianya yang masih 24 tahun, selayaknya ditunggu kebangkitan Pepe. Terlebih lagi, di bawah arahan Mikel Arteta, pemain asal Pantai Gading ini mulai kembali menunjukkan kepercayaan dirinya.

Eden Hazard (115 juta . . . . . . euro)

Eden Hazard (115 juta euro)

Dibeli Real Madrid selepas kepergian pemain andalannya, Cristiano Ronaldo, Eden Hazard malah tampil di bawah standar. Datang dengan catatan 16 gol serta 15 assist dari Chelsea, Hazard hanya mampu tampil sebanyak 16 kali dan hanya mencetak satu gol serta tiga assist di La Liga.

Jangankan menjadi pengganti Cristiano Ronaldo, Eden Hazard malah lebih sering berkutat dengan cedera. Di awal kedatangannya pun Hazard dicap sebagai pemain yang kegemukan dan diragukan bisa menggantikan peran Cristiano Ronaldo.

Dengan harganya yang mencapai lebih dari 100 juta euro, andalan timnas Belgia ini sudah seharusnya membuktikan diri dan menghilangkan cap pemain mahal yang gagal. Satu gol dengan harga yang digelontorkan Madrid untuk memboyongnya tentu sangatlah buruk untuk musim pertamanya.

Antoine Griezmann (120 juta euro)

Antoine Griezmann (120 juta euro)

Antoine Griezmann diharapkan bisa membentuk trisula maut bersama Luis Suarez dan Lionel Messi, namun pemain ini malah mengalami salah satu musim terburuk selama kariernya. Didatangkan dengan harga fantastis dan sebagai juara Piala Dunia bersama Prancis, Griezmann malah melempem dan hanya mencetak sembilan gol dari 35 penampilannya di La Liga.

Griezmann juga beritanya bahkan sempat dikucilkan di skuad Barcelona. Jangankan menyatu dengan sang bintang Lionel Messi, Griezmann malah diberitakan bertengkar di sesi latihan. Tak cukup di situ, di beberapa pertandingan, Messi juga dianggap tidak mau mengoper bola ke Griezmann.

Musim ini, Griezmann di bawah arahan pelatih baru Ronald Koeman wajib menunjukkan kembali tajinya sebagai salah satu striker terbaik. Griezmann juga kembali dengan nomor punggung 7 favoritnya.

Menarik ditunggu apakah dirinya bisa tampil cemerlang seperti dulu dengan nomor barunya.

x

Check Also

Manchester City Harus Hati-Hati Karena Liverpool Ikutan Dalam Perburuan Jasa Frenkie de Jong Dari Barcelona

Liverpool – Sejak bergabung dengan Barcelona pada 2019 lalu, Frenkie de Jong yang awal mulanya ...