Home > Berita Liga Indonesia > Tanpa Degradasi, Zulham Zamrun Menilai Persaingan di Papan Bawah Liga 1 Kurang Seru

Tanpa Degradasi, Zulham Zamrun Menilai Persaingan di Papan Bawah Liga 1 Kurang Seru

Jakarta – Operator Liga 1, PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah merilis bahwa tidak akan ada klub yang turun kasta saat edisi 2020 kembali berputar. Atas hal itu, sejumlah pelaku sepakbola mengkhawatirkan jika persaingan antarklub Liga 1 nantinya tak berlangsung ketat.

Pemain Persib Bandung, Zulham Zamrun, menilai jika Liga 1 2020 yang akan kick-off pada Oktober berpotensi kurang seru. Hal itu dikarenakan, tim-tim yang semestinya berjuang di papan bawah tidak akan merasa tertekan untuk mencoba lepas dari jurang degradasi seperti yang terjadi pada musim-musim sebelumya.

Walau demikian, Zulham tetap optimistis jika lanjutan Liga 1 tetap akan berjalan baik. Hanya saja menurut Zulham, itu hanya bakal terjadi bagi tim yang sedang meramaikan jalur persaingan juara saja. Pendek kata, greget Liga 1 musim ini akan terasa kurang merata.

“Ada yang berjalan seru, ada yang tidak karena tidak ada degradasi. Bagi di posisi yang sedang merebut persaingan juara akan lebih seru, tapi di papan bawah sudah tidak seru seperti masa bodoh. Jadi yang seru hanya di bagian papan atas aja,” ujar Zulham.

Di awal musim, arsitek tim Persib, Robert Rene Alberts, menargetkan untuk memenangkan dua gelar juara bergengsi sekaligus yakni Liga 1 2020 dan Piala Indonesia 2020. Untuk merealisasikan target itu, Robert melakukan sejumlah perekrutan pemain baru di awal musim, salah satunya memboyong kembali Zulham ke Persib.

Sebelumnya, Zulham pernah menjadi . . . . . . anak asuh Robert di PSM pada 2017 hingga 2019. Jadi, ini kali kedua Robert merekrut Zulham untuk bekerja sama dengannya usai sebelumnya ia menggaet Zulham pada 2017 dari Persib ke PSM.

Sementara regulasi Liga 1 di tengah situasi pandemi adalah tanpa kehadiran penonton di stadion. Tentunya, ini akan memengaruhi kekuatan tim, khususnya tuan rumah, yang biasa punya motivasi dan tenaga ekstra karena dukungan suporter mereka.

Hal itu disebut Zulham akan sangat memberi pengaruh pada kompetisi lanjutan nanti. Terlebih, ada juga tim yang berganti arsitek tim seperti Arema FC, Borneo FC, atau ada sejumlah tim yang harus kehilangan pemain mereka, baik pemain lokal mau pun asing.

“Bisa saja peta persaingan saat ini berubah, karena sekarang suasana dan kondisi stadion sudah berbeda. Yang sebelumnya kita tahu tim tuan rumah dan tim tamu, tapi sekarang tanpa penonton. Itu sama saja bermain [di tempat] netral,” pungkas mantan pemain timnas Indonesia ini. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Debut Perdana, Rahmad Darmawan Sukses Membawa RANS Cilegon FC Menang Atas Perserang Serang

Jakarta – Rahmad Darmawan sukses melewat debut perdananya melatih RANS Cilegon FC dengan membawa kemenangan ...