Home > Berita Liga Indonesia > Sidang Skripsi, Pemain Persita Diuji Pelatih Fisik

Sidang Skripsi, Pemain Persita Diuji Pelatih Fisik

Jakarta – Tiga pemain Persita Tangerang menyinggung diuji pelatih fisik saat sidang skripsi lebih mendebarkan dibandingkan tampil di hadapan ribuan pasang mata saat berusaha meraih gelar sarjana.

Hal itu dirasakan Taufik Febriyanto, Edo Febriansah, dan Ricky Kayame saat menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi. Taufik dan Edo kini telah bergelar sarjana olahraga, sementara Riky bepresdikat sarjana perikanan.

Taufik dan Edo menuntaskan pendidikan di fakultas Ilmu Olahraga Universitas Negeri Jakarta. Dalam sidang skripsinya, Taufik dan Edo diuji salah satu dosen yang juga menjadi pelatih fisik Persita, Muchtar Hasibuan.

Taufik membicarakan tema sepakbola di tugas akhirnya. Sosok yang memakai nomor punggung 88 ini akhirnya bisa bernapas lega setekah dinyatakan lulus, walau masih harus merevisi skripsinya.

“Walaupun sidangnya online, tapi tetap deg-degan juga, karena jarang-jarang berhadapan dengan dosen yang langsung memberikan pertanyaan seperti ini. Walaupun coach Muchtar sebagai pelatih saya, tapi kalau di bidang lain seperti kuliah, beliau menjadi dosen, ya dosen saja,” tutur Taufik dilansir laman resmi klub.

Sementara Edo mengaku kewalahan harus menjalani perkuliahan dan bimbingan skripsi secara online. Edo akhirnya merasa senang bisa merampungkan studinya tahun ini, satu tahapan penting dalam kehidupannya.

“Dulu enggak bisa ketemu dosen pembimbing langsung. Kalau bertemu langsung kan enak, jadi langsung ketahuan apa yang ahrus diperbaiki, di bagian mana. Kadang kalau daring saya kurang . . . . . . tepat mengartikan kesalahannya di bagian mana,” ujar Edo.

Baik Taufik maupun Edo belum memiliki rencana terkait kelanjutan karirnya usai gantung sepatu dari sepakbola. Namun mereka berminat untuk tetap di dunia sepakbola dengan menduduki kursi kepelatihan.

“Kalau ada kesempatan dan rezeki untuk mengambil lisensi (kepelatihan), insya Allah saya ikut. Jadi pelatih apa enggak, yang penting punya pegangan dulu,” jawab Taufik.

“Belum ada kepikiran. Masih fokus main bola juga pastinya. Untuk sementara ini belum ada rencana ke depan karena masih fokus di bola,” timpal Edo.

Sementara Riky yang menjalani pendidikan di fakultas perikanan dan ilmu kelautan Universitas Yapis, Papua, membahas tema Komposisi Jenis dan Kelimpahan Zooplankton di Perairan Teluk Youtefa Kota Jayapura.

“Deg-degan rasanya. Pastilah. Karena waktu sidang juga saya penasaran dengan pertanyaan yang diajukan dosen penguji. Istri sangat mendukung, memotivasi dan juga membantu saya,” ucap mantan penggawa Arema FC ini. (Boy – satupedia.com)

x

Check Also

Debut Perdana, Rahmad Darmawan Sukses Membawa RANS Cilegon FC Menang Atas Perserang Serang

Jakarta – Rahmad Darmawan sukses melewat debut perdananya melatih RANS Cilegon FC dengan membawa kemenangan ...