Home > Berita Liga Indonesia > Rohit Chand Klaim Performanya Meningkat Sejak Gabung Persija

Rohit Chand Klaim Performanya Meningkat Sejak Gabung Persija

Jakarta – Pemain asal Nepal Rohit Chand menuturkan, Persija Jakarta memiliki peran besar dalam perjalanan karirnya, sehingga hingga saat ini masih mendapat kepercayaan membela tim nasional negaranya.

Chand menjadi salah satu andalan Nepal di sektor pertahanan, baik sebagai bek maupun gelandang bertahan. Selama 11 tahun membela tim nasional, Chand telah bermain di 63 laga. Ia menjadi pemain kedua dengan penampilan terbanyak di bawah penjaga gawang sekaligus kapten Kiran Chemjong.

Sosok berusia 28 tahun itu menjalani debut bersama timnas saat menuai hasil imbang tanpa gol kontra Palestina pada Maret 2009. Chand sempat menyandang status sebagai pemain termuda yang pernah membela Nepal di pertandingan resmi.

Selepas itu, karir Chand mulai mencuat. Bersama klub lokal, Chand mengantar Machhindra FC tampil di semi-final turnamen British Gurkha, dan menyabet bek terbaik 2014.

Chand pun mulai diminati klub Eropa, dan hampir saja meneken kontrak dengan klub Inggris, Kettering Town FC. Namun Chand harus mengubur impiannya, karena terganjal visa yang mensyaratkan level kompetisi seorang pemain bila ingin berkarir di Inggris.

Chand menebus kegagalan itu saat bergabung dengan klub elit India HAL SC, dan selanjutnya mencoba peruntungan di Indonesia bersama PSPS Riau pada 2012. Satu tahun kemudian, Chand direkrut Persija. Dia tampil mengesankan di musim pertamanya, dan sempat masuk nominasi penghargaan pemain muda terbaik.

“Untuk waktu yang lama saya memendam harapan untuk pindah ke Eropa, tetapi sekarang tampaknya lebih . . . . . . kecil kemungkinannya. Klub-klub Eropa fokus pada membesarkan bakat-bakat muda. Di usia sekarang ini, saya tidak melihat harapan untuk bermain di Eropa,” tutur Chand dikutip laman resmi FIFA.

Setelah itu, Chand mulai berusaha mencari tantangan ke klub lain di luar Indonesia. Ia merapat ke klub Malaysia T-Team pada 2015, dan sempat pulang ke Nepal untuk membela Manang Marshyangdi. Pada 2017, Chand kembali ke Persija.

“Saya merasa keterampilan saya meningkat, dan permainan saya telah mencapai level yang lebih baik. Saya berterima kasih kepada manajemen klub atas kepercayaan pada saya,” ucap Chand.

Chand menambahkan, mantan punggawa AC Milan Paolo Maldini juga ikut memberikan pengaruh. Pemain kelahiran Surkhet tersebut adalah fans Maldini, dan memberikan pengaruh terhadap perjalanan karirnya.

“Maldini merupakan pemain idola saya sejak anak-anak. Dia sampai sekarang tetap menjadi inspirasi buat saya. Dia tidak hanya sebatas seorang bek, tapi juga mempunyai kepribadian yang bagus, berjiwa pemimpin, dan konsisten di setiap pertandingan,” kata Chand. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Seri 3 BRI Liga 1 2021/22 Batal Digelar di Jawa Timur

Jakarta – PT Liga Indonesa Baru (LIB) selaku operator kompetisi sepak bola di Indonesia memastikan ...