Home > Berita Liga Indonesia > Regulasi Pemain U-20 di Liga 1 Hanya Sebatas Masuk Susunan Pemain, Tak Wajib Main

Regulasi Pemain U-20 di Liga 1 Hanya Sebatas Masuk Susunan Pemain, Tak Wajib Main

Jakarta – Harapan para pemain muda untuk tampil sejak menit dalam lanjutan Liga 1 2020 yang kick-off pada 1 Oktober pupus berdasarkan hasil rapat antara operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan klub kemarin malam.

Sebelumnya PSSI dan PT LIB menuturkan akan merevisi regulasi kompetisi untuk memberikan menit bermain kepada pemain muda mendapatkan pengalaman lebih banyak dengan menempatkan mereka sebagai starter.

Namun dalam rapat dengan PT LIB, diputuskan setiap tim hanya diwajibkan memasukkan dua pemain di bawah usia 20 tahun. Namun tim dibebaskan untuk menempatkannya di starting XI atau tidak.

“Soal pemain U-20 akan kami laporkan ke tim pelatih. Saat ini sudah mengerucut bahwa dua pemain U-20 wajib masuk dalam daftar susunan pemain, bukan starting XI. Kemudian pemain U-20 tidak harus timnas mengingat padatnya jadwal TC timnas,” ungkap manajer tim PSIS Semarang Immanuel Anton dilansir laman resmi klub.

Anton juga menambahkan, hasil pertemuan dengan PT LIB akan dibicarakan lebih lanjut bersama manajemen klub. Mereka kemudian memberitahukan hasil diskusi tersebut kepada pemain dan pelatih.

“Hasil manager meeting semalam (Jumat) akan kami rapatkan dulu dengan manajemen dalam waktu dekat ini. Nanti setelah rapat baru kami sampaikan secara transparan ke pemain dan ofisial terkait . . . . . . sikap kami,” jelas Anton.

Dalam kesempatan yang sama, Anton menuturkan, PSIS tetap akan menggunakan Stadion Citarum sebagai homebase. Sebelumnya, pendukung PSIS menginginkan Mahesa Jenar berkandang di DI Yogyakarta agar lebih mudah mendapatkan perizinan.

Menurut Anton, keputusan kembali ke Stadion Citarum dikarenakan PSSI dan PT LIB hanya bersedia menanggung akomodasi bagi enam klub di luar Pulau Jawa. Sementara klub Pulau Jawa yang pindah kandang menanggung biaya sendiri.

“Nanti akan kami sampaikan juga ke teman-teman suporter, usulan bermain di Yogyakarta sudah kami sampaikan. PSIS tetap akan menggunakan Stadion Citarum, karena lebih efisien,” kata Anton.

“PT LIB telah menyampaikan, mereka hanya menanggung akomodasi bagi klub luar Jawa. Sedangkan untuk klub yang berasal dari Pulau Jawa, akomodasi di Yogyakarta tetap menjadi tanggung jawab klub masing-masing.” pungkasnya. (Boy – satupedia.com)

x

Check Also

Seri 3 BRI Liga 1 2021/22 Batal Digelar di Jawa Timur

Jakarta – PT Liga Indonesa Baru (LIB) selaku operator kompetisi sepak bola di Indonesia memastikan ...