Home > Berita Liga Italia > AC Milan > Ralf Rangnick Anggap Milan Tak Masuk Akal Masih Pertahankan Ibrahimovic

Ralf Rangnick Anggap Milan Tak Masuk Akal Masih Pertahankan Ibrahimovic

Milan – Ralf Rangnick menilai sangat “tidak masuk akal” untuk mempertahankan bomber senior AC Milan, Zlatan Ibrahimovic jika ia menggantikan posisi Stefano Pioli sebagai pelatih.

Rangnick awalnya digadang-gadang bakal menggeser Pioli, sebelum akhirnya Rossoneri batal melakukan perubahan usai klub mencatat 13 pertandingan tanpa kekalahan saat menutup musim 2019/20.

Ibrahimovic memainkan peran penting dalam kebangkitan penampilan Milan seusai kedatangannya pada Januari lalu, sosok berusia 38 tahun menutup kampanye dengan koleksi 11 gol.

Mantan pemain Manchester United dan Paris Saint-Germain, yang melesakkan tujuh gol selepas kompetisi dimulai usai jeda COVID-19, saat ini sedang dalam pembicaraan untuk melanjutkan masa baktinya dengan menandatangani kontrak satu tahun.

Namun, Rangnick menyebut dirinya tidak akan memperpanjang kontrak Ibrahimovic jika jadi menangani Milan.

“Yang harus Anda tanyakan adalah: mengapa Milan berpaling dari saya? Apa yang ingin mereka lakukan? Mungkin mereka mencari perubahan arah,” ujar Rangnick kepada La Gazzetta dello Sport.

“Bukan gaya saya untuk fokus pada pemain berusia 38 tahun, bukan karena bakat, tapi karena saya lebih suka menciptakan nilai dan mengembangkan bakat.”

“Tidak masuk akal bagi saya ide untuk mengandalkan Ibrahimovic atau [bek] Simon Kjaer, namun itu hanya cara saya memandang sesuatu, belum tentu benar atau salah. Ketika Ibra mengatakan ia tidak mengenal saya, ia tidak salah. Saya belum pernah bertemu dengannya.”

Perburuan Milan terhadap Rangnick, yang berstatus tanpa . . . . . . klub usai hengkang dari Red Bulla, menimbulkan perselisihan di internal klub.

Direktur teknik dan legenda klub, Paolo Maldini menyampaikan ketidakpuasannya, sementara direktur sepakbola Zvonimir Boban didepak usai konflik dengan CEO Ivan Gazidis.

“Saya pertama kali dihubungi [oleh Milan] pada akhir Oktober, ketika tim itu terpaut tiga poin dari zona degradasi,” kata Rangnick, dengan Milan saat itu menunjuk Pioli untuk menggantikan Marco Giampaolo.

“Saya tidak pernah membicarakannya di depan umum. Saya ingin menjelaskan bahwa saya tidak pernah menandatangani kontrak atau memiliki klausul. Hingga tiga pekan lalu, saya terikat dengan Red Bull. Ada pun Milan, mereka adalah tim terbaik selepas lockdown virus corona, jadi melakukan perubahan tidak akan bijak.”

“Pioli pantas mempertahankan pekerjaannya dan saya menghargai pribadinya, karena dalam wawancara ia selalu fokus pada tujuan. Entah apakah ini keputusan yang tepat untuk Milan dalam jangka menengah dan panjang adalah masalah lain.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Negosiasi Macet, Franck Kessie Ingin Kenaikan Gaji 9 Juta Euro

Milan – Hingga sejauh ini, proses negosiasi kontrak baru antara AC Milan dan Franck Kessie ...