Home > Berita Bola > Pemain Sepakbola Amatir Mengaku Bersalah Atas Kasus Penipuan

Pemain Sepakbola Amatir Mengaku Bersalah Atas Kasus Penipuan

Kopenhagen – Seorang pemain sepakbola amatir bernama Bernio Jordan Enzo Verhagen melakukan penipuan terhadap sejumlah klub di Afrika Selatan, Chili, Denmark dan Transnistria terkait penawaran kontrak.

Penipuan yang dilakukan pemain asal Belanda ini dimulai saat dirinya pindah ke FC Dinamo-Auto di Transnistria, negara bagian yang memisahkan diri dari Moldova.

Verhagen tidak pernah tampil di klub itu sebelum kemudian ia menerima kontrak dari klub Afrika Selatan, Cape Town FC. Di sana Verhagen hanya tinggal selama sebulan sebelum kemudian meninggalkan klub tanpa memainkan pertandingan.

Selanjutnya, Verhagen menerima kontrak dari klub Cile, Audax Italiano. Di sana ia lagi-lagi tidak pernah bermain dan hanya bertahan selama beberapa bulan.

Yang terakhir, Verhagen kemudian pindah ke Viborg FF. Di sana, Verhagen bersama sang kekasih, Nayaret Muci, tinggal sejak Oktober 2019.

Selama ini Verhagen hanya berlatih sendirian di setiap klub tersebut, dan tidak pernah turun bertanding di lapangan.

Federasi Sepakbola Belanda (KNVB) sendiri tidak memiliki catatan Verhagen pernah pindah ke luar negeri.

Menurut pernyataan Viborg, pihaknya menawarkan kontrak kepada Verhagen setelah melakukan kontak dengan pihak yang sebelumnya mereka yakini . . . . . . sebagai Stellar Group, sebuah agensi yang mewakili nama-nama seperti besar seperti Gareth Bale, Mason Mount dan Jack Grealish.

Namun belakangan Viborg menyadari bahwa email yang mereka terima itu bukan benar-benar berasal dari Stellar Group karena alamat suratnya diakhir dengan ‘.co’ bukan ‘.co.uk’.

Menyadari bahwa mereka telah ditipu, klub kemudian memutus kontrak Verhagen pada 26 November dan melaporkannya kepada polisi. Pada hari yang sama, Verhagen langsung ditangkap.

Pengadilan kemudian memutuskan Verhagen bersalah atas penyerangan, perampokan, pemaksaan ilegal, pengancaman, dan melarikan diri dari polisi pada Juni lalu dan dijatuhi hukuman 15 bulan penjara atas semua dakwaan tersebut, sebelum kemudian diberikan hukuman tambahan berupa dari Denmark atas kasus penipuan pada Selasa (18/8/2020).

x

Check Also

Sudah Pensiun Belum Ya ? Jika Cristiano Ronaldo Main Di Piala Dunia 2026

Jakarta – Perjalanan Portugal ke Piala Dunia 2022 Qatar akan dihadapkan dengan laga berat, mereka ...