Home > Berita Bola > Pemain Muda Brazil Ramai-ramai Masuk Ke Indonesia, Ada Apa ?

Pemain Muda Brazil Ramai-ramai Masuk Ke Indonesia, Ada Apa ?

Pemain muda asal Brasil sedang ramai-ramai masuk ke Indonesia. Fenomena itu diindikasikan untuk program naturalisasi PSSI menuju Piala Dunia U-20 2021. Setidaknya sudah ada tiga klub yang merekrut pemain-pemain muda dari Brasil. Mereka adalah Persija Jakarta, Arema FC, dan Madura United.

Persija mendatangkan Thiago Apolina Pereira dan Maike Henrique Irine De Lima. Arema FC merekrut Hugo Guilherme Corre Grillo dan Pedro Henrique Bartoli. Sedangkan Madura United baru saja merekrut Robert Junior Rodrigues Santos.

Ketiga klub itu sudah mengatakan bahwa masuknya pemain muda Brasil untuk kepentingan Timnas Indonesia U-19 di Piala Dunia U-20 2021. Tapi, PSSI mencoba membantahnya lewat Indra Sjafri selaku direktur teknik.

“Kedatangan para pemain asing muda dari Brasil ini tidak ada kaitannya dengan PSSI. Itu urusan klub klub Liga 1. Pemain yang dipanggil timnas Indonesia tentu harus berpaspor Indonesia,” kata Indra seperti dikuti dari situs resmi PSSI.

Tidak ada salahnya PSSI berusaha menangkis tuduhan ingin melakukan naturalisasi pemain demi bisa sukses di Piala Dunia U-20 2021. Faktanya, Indra pernah mengakui kalau saat ini naturalisasi dibutuhkan. Indra mengakui ada peluang untuk naturalisasi itu saat berbicara banyak dalam kanal Youtube Hanif & Rendy Show, yang merupakan konten milik dua pesepakbola muda Indonesia.

“Selama ini, saya sebenarnya orang yang anti naturalisasi karena memang potensi pemain lokal keren-keren semua. Tapi dalam konteks Piala Dunia berbeda, ini yang bersaing bukan Asia Tenggara saja, tapi dunia,” kata Indra.

“Jangan hanya ingin memperlihatkan ke dunia ‘ini loh hasil pembinaan sepakbola Indonesia’ lolos ke Piala Dunia walau . . . . . . tuan rumah. Tidak akan mampu, bukan merendahkan pemain Indonesia,” kata Indra.

“Oleh karena itu, kami ingin Timnas Indonesia U-19 segera dibentuk kerangka timnya, nanti kami evaluasi di Uzbekistan. Kami lihat bagaimana kekurangannya, kami cari pemain yang masih muda. Nanti kami pikirkan. Kami cari pemain-pemain di luar, untuk dengan anak-anak yang ada di tim sekarang ini.”

“Kalau dia sudah dinaturalisasi berarti dia kan Warga Negara Indonesia, kalau dia umur 19-20 dinaturalisasi masih masuk akal. Tapi kalau usia sudah 35 dan kemampuan di bawah Hanif, ya untuk apa? Bagus kita besarin si Rendy,” kata Indra kepada Hanif dan Rendy.

Program naturalisasi PSSI untuk Piala Dunia U-20 2021 sebenarnya sempat tidak sengaja terbuka pada webinar dengan salah satu media di Indonesia beberapa waktu lalu. Saat itu, slide dari PSSI tidak sengaja menampilkan presentasi mengenai “Cara-cara Luar Biasa untuk Meraih Sukses Prestasi pada Piala Dunia U-20 2021.”

Slide itu tidak dijelaskan secara rinci dalam acara itu, tapi ada soal tiga pemain sebagai contoh untuk dinaturalisasi. Ketiganya adalah Leozao, Pedro, dan Maike Henrique. Semua pemain sudah berada di Indonesia.

x

Check Also

Hingga Pekan ke-9, Empat Tim Liga 2 Pastikan Lolos ke Babak 8 Besar

Jakarta – Hingga pekan ke-9 Liga 2 2021, sudah ada empat tim yang memastikan diri ...