Home > Berita Bola > Pemain 17 Tahun Celtic Mulai Curi Perhatian

Pemain 17 Tahun Celtic Mulai Curi Perhatian

London – Setelah Covid-19 yang membuat musim 2019/20 berakhir dini, raksasa Liga Primer Skotlandia Celtic dinobatkan sebagai juara untuk kali kesembilan beruntun.

Tak hanya itu, selama hampir empat tahun, nama Karamoko Dembele juga menjadi sorotan banyak orang yang mengikuti Celtic. Sejak masuk pemberitaan utama di seluruh dunia setelah mencatatkan debutnya untuk tim U-20 pada usia 13 tahun, sang remaja berbakat kini berada di ujung untuk menjadi pemain reguler di skuad utama di Glasgow.

Ia kini berusia 17 tahun, dan winger muda ini telah terlibat sepanjang pramusim untuk tim besutan Lennon, dan mengemas gol pertamanya untuk tim utama dalam kemenangan di pertandingan uji coba terakhir atas Hibernian.

Dia digadang-gadang menjadi anggota tim senior untuk kampanye mendatang, dengan fans di Parkhead kepincut untuk melihat bagaimana bocah yang sangat berbakat itu mengatasi kerasnya dunia sepakbola.

Dembele lahir di London dari orang tua asal Pantai Gading, namun hengkang ke Glasgow sebelum ulang tahun keduanya.

Dia dan kakak laki-lakinya bernama Siriki – yang kini menjadi bagian dari skuad Peterborough United di divisi ketiga Inggris – tumbuh besar dengan bola di kaki mereka, dan Karamoko bergabung dengan Park Villa Boys Club pada usia lima tahun.

“Saya yakin ketika dia lahir, dia keluar dengan bola dan mengolongi bidan!” kata David Feeney, salah . . . . . . satu pelatihnya di Park Villa, kepada The Scottish Sun pada 2016.

“Dari saat saya melihatnya, dia tidak bisa dipercaya. Dia kecil tapi tidak takut. Semuanya begitu mudah baginya.

“Dia berada dalam kelompok bersama anak-anak yang bahkan tidak bisa mengendalikan bola tanpa menggunakan tangan mereka. Pada saat yang sama, Karamoko akan melakukan 100 ‘keepy-uppies’.”

Laporan tentang talenta luar biasa Dembele dengan cepat menyebar, dengan beberapa pertandingan menarik perhatian kerumunan yang lebih besar walau itu hanya sepakbola kelompok umur.

“Dia mencetak begitu banyak gol bagi kami sehingga saya harus memainkannya sebagai bek kiri,” terang Peter Paton, salah satu pelatih Dembele di Park Villa, kepada Daily Mail. “Meski begitu dia masih bisa menghadapi seluruh tim lawan dan mencetak lebih banyak gol.

“Beberapa kali, hanya sekadar guyonan, saya rela menukar dia dengan putraku, Peter, dan memainkan Kaddy di gawang!” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Pioli

Stefano Pioli Usulkan Ada Time-Out di Sepakbola

Milan – Pelatih AC Milan, Stefano Pioli memiliki usulan menarik terkait aturan sepak bola, yakni ...