Home > Berita Transfer Pemain > Mantan Presiden Barca Menilai Lebih Baik Messi Pergi Secara Gratis

Mantan Presiden Barca Menilai Lebih Baik Messi Pergi Secara Gratis

Madrid – Eks presiden Barcelona Joan Gaspart meyakini bahwa Lionel Messi tidak akan bisa pergi dari klub secara gratis pada musim panas ini, walau sang pemain menginginkannya.

Sosok berusia 33 tahun itu berupaya untuk meninggalkan Camp Nou dengan mengaktifkan klausul dalam kontraknya yang membuatnya bisa menginggalkan tim dengan status bebas transfer – walau masa kerjanya belum tuntas hingga akhir musim 2020/21.

Messi dan tim hukumnya menyebut klausul tersebut akan memungkinkan dirinya untuk menyudahi kesepakatannya secara sepihak, dengan Barca tidak punya daya dalam kasus tersebut.

Dalam kontrak sang mega bintang asal Argentina itu saat ini tercantum klausul rilis sebesar €700 juta, angka yang dirancang agar klub-klub lain tidak mungkin menggaetnya dari Barcelona.

Berbicara kepada Radio Marca, Gaspart, yang menduduki kursi presiden Barca antara 2000 dan 2003, menegaskan bahwa Messi tidak dapat secara sepihak mengakhiri kesepakatannya sekarang, dengan mengatakan klausul itu telah berakhir pada Juni kemarin.

“Saya telah melihat kontraknya dan itu sangat jelas. Klausul itu berakhir pada Juni dan tidak ada cara kembali ke waktu itu,” kata Gaspart.

“Saya lebih suka ia pergi tahun depan secara gratis daripada pergi dengan biaya kurang dari €700 juta. Klub yang menegakkan aturan di sini, bukan pemain. Klub telah membayar para pemain. Dan ini bukan masalah uang, karena ada yang kontrak yang ditandatangani dan hanya . . . . . . itu.”

Gaspert mendesak presiden Barca saat ini Josep Maria Bartomeu untuk tidak goyah dan menutup menegosiasi penawaran apa pun.

“Ada klausul €700 juta, dan kontrak ditandatangani untuk dipenuhi,” lanjut Gaspert. “Saya memahami bahwa Messi sedang ditekan untuk pergi, tetapi jika saya adalah presiden Barca, saya tidak akan menegosiasikan satu euro. Tidak satu euro pun.”

Messi menunjukkan kekecewaan atas kekalahan memalukan 8-2 yang dialami Barcelona dari Bayern Munich di Liga Champions awal bulan ini, namun Gaspert menilai bahwa jika Messi dibiarkan hengkang akan lebih memalukan bagi klub dibanding menerima hasil dibantai Bayern di perempat-final turnamen tersebut.

“Jika Messi pergi dengan harga yang kurang dari sepantasnya yang ada dalam klausulnya, itu akan lebih memalukan daripada kekalahan 8-2,” kecam Gaspert.

“Saya lebih suka ia pergi gratis tahun depan daripada tahun ini seharga €699 juta. Barca seharusnya tidak menurunkan harga satu euro pun.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Rag

Amadou Haidara Bakal Jadi Pembelian Pertama Ralf Rangnick Jika Latih MU ?

Manchester – Ralf Rangnick nampaknya sudah mulai mempersiapkan rencana transfer untuk Manchester United. Pelatih asal ...