Home > Berita Liga Eropa > Manchester United Sering Dapat Penalti, Van Persie Berikan Pembelaan

Manchester United Sering Dapat Penalti, Van Persie Berikan Pembelaan

Manchester – Robin van Persie menyampaikan pembelaan terkait catatan penalti Manchester United. Tak luput, sang mantan penyerang juga memuji Bruno Fernandes yang menurutnya sebagai pemain “kelas dunia” untuk urusan eksekusi tendangan 12 pas.

The Red Devils telah mendapat 21 hadiah tendangan penalti sepanjang musim ini saat mereka bentrok dengan Copenhagen di Liga Europa, Senin malam lalu.

Laga fase delapan besar itu harus berlanjut hingga extra-time usai kedua tim bermain 0-0 sepanjang 90 menit. Tim arahan Ole Gunnar Solskjaer lalu mendapatkan keuntungan dari wasit Clement Turpin untuk menyegel kemenangan di pertandingan ini.

Turpin menunjuk titik putih saat Anthony Martial terjatuh karena kontak minimal di kotak penalti. Fernandes jadi algojo dan mengemas gol ke-11 dia bagi The Red Devils sejak diboyong dari Sporting CP Januari silam. Tujuh di antara torehannya itu datang dari tendangan penalti.

United juga mencatat rekor sebagai tim yang paling sering memenangkan pelanggaran di area terlarang dalam sejarah Liga Primer di hari terakhir kampanye domestik pada Juli lalu.

Muncul kesan bahwa kubu Old Trafford mendapatkan banyak keuntungan dari beberapa keputusan kontroversial sepanjang musim ini, namun van Persie menilai mantan klubnya ini layak mendapatkan kredit atas apa yang mereka tampilkan sejauh ini.

“Jika Anda mendapatkan 21 penalti dalam semusim, itu menunjukkan bahwa tim Anda banyak menyerang, bukan?” tegas eks kapten Arsenal itu kepada 90min.

“Mungkin beberapa dari itu semua, bisa saja memang penalti atau mungkin bukan penalti. Sedikit rumit, kendati begitu Anda menyerang dan berada dalam situasi di mana wasit bisa . . . . . . memberi sebuah penalti. Saya menilai ini hal yang bagus bahwa mereka mendapat banyak penalti,” ulas van Persie.

Van Persie juga melayangkang pujiannya untuk Bruno Fernandes, sang pengambil penalti yang selalu memvariasikan teknik dalam eksekusinya untuk menipu penjaga gawang lawan.

“Bruno Fernandes memiliki gaya uniknya sendiri dalam mengambil tendangan-tendangan penalti. Tapi yang saya suka adalah dia memadukannya,” sambung van Persie.

“Dia tidak hanya melakukan lompatan jenaka, itu terlihat aneh bagi saya karena bukan cara saya ketika menendang penalti. Tapi dia melakukannya sudah sangat lama. Dia tidak pernah gagal selama empat tahun,” kata van Persie lagi.

“Yang saya suka menghadapi FC Copenhagen adalah dia mengubah gayanya. Kiper menanti dan dia menembak dengan cepat. Itu juga menunjukkan kepada Anda bahwa dia adalah pengambil penalti kelas dunia, karena Anda harus memadukannya,” terangnya.

“Anda harus ke kiri, Anda harus ke kanan, dia melakukan lompatan, tapi mampu menyesuaikan. Itu memperlihatkan Anda bahwa dia adalah pemain kelas dunia. Anda harus menemukan sesuatu yang baru dan dia melakukan itu, dan berhasil. Selama itu berhasil, sempurna,” pungkas legenda Belanda itu. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Leicester City vs Spartak Moscow Berakhir Dengan Skor 1-1 Dalam Liga Europa 2021/22

Jakarta – Pada matchday ke4 ,fase grup Liga Europa 2021/22, Leicester City bertemu dengan Spartak ...