Home > Berita Liga Inggris > Liverpool > Legenda Liverpool Menyebut Klopp Sebagai Sosok Yang Sombong

Legenda Liverpool Menyebut Klopp Sebagai Sosok Yang Sombong

London – Mantan punggawa Liverpool Ray Houghton menilai Jurgen Klopp sebagai sosok yang sombong saat mengawali kariernya sebagai pelatih The Reds, meski pada akhirnya kesombongan itu mampu dijawab dengan kesuksesan fenomenal.

Klopp baru saja memenangkan gelar Liga Primer Inggris bagi Liverpool, yang jadi trofi liga pertama mereka dalam 30 tahun terakhir. Musim lalu, Liverpool juga sukses membawa pulang titel Liga Champions.

Rentetan prestasi itu mungkin sulit dibayangkan oleh pendukung Liverpool saat Klopp mendarat pada Oktober 2015. Namun pada hari pertama berkarir di Anfield, Klopp sudah berjanji bakal meraih gelar liga, sesuatu yang tidak mampu direalisasikan oleh sejumlah manajer sebelumnya.

“Empat setengah musim yang fenomenal bersama Jurgen,” kata Houghton, yang pernah memperkuat Liverpool pada 1987 hingga 1992, kepada talkSPORT.

“Ada banyak manajer sebelum dia yang punya ambisi untuk memenangkan liga. Mereka tidak berhasil melakukannya dan mereka tidak seberani Jurgen. Lihat saja jumpa pers pertamanya, dia langsung berkata, ‘Saya akan memenangkan liga.'”

“Pada waktu itu orang-orang berpikir, ‘Wah, sombongnya! Klub ini sudah 26 tahun tak pernah juara liga’. Namun, dia mampu membuktikan kata-katanya. Dia percaya pada timnya, dia percaya pada fans Liverpool. Dia tahu apa yang mereka inginkan dan mampu mewujudkannya.”

“Tentu saja ada banyak kekalahan di sana. Mereka kalah di final . . . . . . Piala Liga, kalah di final Liga Europa, kalah di final Liga Champions dari Real Madrid. Namun, di saat seperti itu, mereka tetap gigih berjuang dan kembali lebih kuat. Mereka juara Liga Champions, dan musim ini mereka juara EPL.”

Houghton, yang pernah memenangkan dua gelar liga dalam balitan jersey Liverpool pada 1988 dan 1990, juga menyebut aktivitas transfer yang dilakukan Klopp memiliki peran penting dalam keberhasilan ini. Menurutnya, Klopp selalu jitu dalam merekrut para punggawa baru.

“Adakah rekrutan yang tak sukses? Kalau mau pilih-pilih, mungkin [Naby] Keita. Sementara lainnya, mampu melakukan tugasnya dengan sangat baik dan menyatu dengan tim. Ada [Mohamed] Salah, [Sadio] Mane, [Roberto] Firmino – mereka semua bisa menjadi pembeda. Rekrutan lini tengah dan lini belakang juga sukses.”

“Itulah mengapa mereka bisa begitu konsisten berada di level tertinggi,” imbuhnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Thiago Alcantara

Liverpool Siap-Siap Berpisah Dengan Thiago Alcantara Yang Akan Kembali Bela Barcelona

Liverpool – Liverpool sepertinya akan segera berpisah dengan salah satu gelandangnya Thiago Alcantara yang baru ...