Home > Berita Liga Inggris > Liverpool > Kolo Toure Ungkap Kelemahan Bek Andalan Liverpool

Kolo Toure Ungkap Kelemahan Bek Andalan Liverpool

London – Virgil van Dijk telah menunjukkan reputasi memiliki kemampuan komplit di semua aspek namun eks defender Liverpool Kolo Toure menyebut para penyerang bisa memberikan banyak masalah pada sang pemain bertahan pada situasi satu lawan satu.

Van Dijk merapat ke Liverpool dari Southampton pada Januari 2018 dengan tebusan sebesar £75 juta yang memecahkan rekor transfer dunia untuk seorang pemain belakang.

Kehadirannya telah mengubah Liverpool dari tim penghuni empat besar menjadi penantang juara, the Reds nyaris berjaya pada 2018/19 dan berhasil merengkuh trofi Liga Champions ke Anfield.

Dampak kehadiran van Dijk sama sekali tidak menurun pada musim ini dan dia sukses mengantar Liverpool merajai Liga Primer Inggris yang pertama dalam 30 tahun.

Toure, yang pernah memperkuat Liverpool dan Celtic seperti halnya van Dijk merupakan pengagum berat sang bek tengah namun dia melihat masih terdapat kelemahan pada diri bintang asal Belanda tersebut.

“Van Dijk pemain hebat,” kata Toure pada Stats Perform News.

“Dia pemain top, punya kecepatan, bisa melompat tinggi. Dia punya teknik. Dia bisa mengubah permainan dengan umpan panjangnya. Dia punya segalanya.”

“Tetapi saya tidak banyak melihat penyerang yang menantangnya pada situasi satu lawan satu. Menurut saya, itulah kelemahan van Dijk. Dia tinggi dan jika Anda bisa menyerangnya sambil menguasai bola, dia bakal kerepotan. Tetapi hebatnya, van Dijk itu pemain pintar.”

“Dia turun jauh ke belakang. Meski demikian, jika ada penyerang yang sangat agresif pada situasi satu lawan satu, bisa saja dia meraih hasil memuaskan.”

“Van Dijk cerdas, dia punya Joe . . . . . . Gomez. Punya rekan jago sangat membantu. Van Dijk punya pemain bagus di sekelilingnya yang memudahkan pekerjaan. Tetapi harus diakui, dia memang pemain dengan kualitas top.”

Toure adalah pemain Liverpool yang dipaksa menyaksikan Manchester City juara pada musim 2013/14 dengan keunggulan dua poin. Momen itu diakuinya menyakitkan namun keberhasilan pada musim 2019/20 telah menghapus memori tersebut.

“Kesuksesan Liverpool musim ini telah menyembuhkan rasa sakit pada 2014,” lanjutnya.

“Ketika Anda bermain untuk tim sekelas Liverpool, Anda akan merasakan fans dan atmosfer yang luar biasa. Klub luar biasa.”

“Saya menikmati petualangan di sana. Saya juga melihat pemain yang pernah bekerja bersama saya memanangkan Liga Primer. Saya gembira melihat mereka juara.”

“Sekarang Liverpool adalah tim terbaik di dunia. Jurgen Klopp telah melakukan pekerjaan hebat. Pembelian Brendan Rodgers juga sangat bagus, sehingga membantu. Anda bisa melihat itu.”

“Tentu saja menambah pemain top telah menyempurnakan tim. Klub ini sekarang berstatus salah satu tim tetrbaik di dunia. Mereka layak mendapatkan segala yang telah diraih.”

“Mereka adalah para pekerja hebat, pecinta klub dan itu hebat. Sungguh klub yang hebat.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Butuh Darah Muda, Liverpool Bidik Penyerang Porto

Liverpool – Liverpool dikabarkan tengah berburu darah muda di lini serang karena tiga dari empat ...