Home > Berita Liga Inggris > Arsenal > Klopp Tak Suka Arsenal Peragakan Permainan Pasif-Defensif ?

Klopp Tak Suka Arsenal Peragakan Permainan Pasif-Defensif ?

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp sepertinya tidak mau menyampaikan pujian sepenuhnya pada Arsenal atas hasil akhir Community Shield 2020, Sabtu (29/8/) malam WIB kemarin.

The Gunners berhasil menekuk The Reds 5-4 melalui babak adu penalti setelah bermain imbang 1-1 selama 90 menit.

Kekalahan ini merupakan tamparan keras untuk Liverpool yang akan memasuki musim 2020/21 mendatang dengan misi mempertahankan trofi mereka.

Skuad Klopp mendapatkan sentilan bahwa mereka bukanlah tim sempurna.

Dan terbukti, Liverpool sejak awal sebenarnya dibiarkan mengendalikan bola lebih banyak pada laga ini, tapi Arsenal bisa bertahan dengan sangat baik dan mengembalikan ancaman Liverpool lewat serangan balik.

Di sinilah awal muncul kekesalan Klopp. Dia merasa Arsenal tidak banyak mengancam, hanya satu-dua kali, dan sialnya Liverpool gagal memaksimalkan peluang-peluang mereka.

Apa kata Klopp? Baca selengkapnya di bawah ini ya.

Hanya sedikit mengancam

Selain gol Aubameyang di menit ke-12, Klopp merasa Arsenal sebenarnya tidak banyak mengancam. Dia tahu timnya sudah bertahan dengan maksimal, dan telah mencoba segala cara. Sayangnya ada satu kekurangan pada permainan Liverpool.

“Saya kira mereka hanya punya dua tembakan ke gawang dan satu situasi yang mirip. Setelah bola panjang diagonal itu, Kami membiarkan Neco sendiri dan Auba bisa saja datang dan menyelesaikannya,” buka Klopp di . . . . . . Liverpoolfc.com.

“Lalu pada momen lainnya ada Alisson yang membuat penyelamatan. Kurang lebih hanya itu.”

“Selain itu, kami harus bermain melawan tim yang memasang tembok kukuh dengan ancaman serangan balik. Pada laga seperti inilah sentuhan terakhir Anda dibutuhkan,” imbuhnya.

Seharusnya lebih banyak lagi

Klopp percaya timnya sudah mencoba mengusahakan yang terbaik, tapi memang seharusnya bisa lebih baik lagi. Untuk menjadi kampiun, The Reds harus berusaha ekstra, lebih dari biasanya.

“Pada akhirnya kami berhasil menciptakan banyak peluang, tapi mungkin seharusnya kami menciptakan lebih banyak lagi. Kami banyak menguasai bola, tapi harus mencoba memainkannya,” sambung Klopp.

“Kami seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol, tapi kami gagal melakukannya dan harus menerima itu. Lalu masuk ke babak adu penalti yang lebih mirip lotre.”

“Kami tidak beruntung dan selamat untuk Arsenal. Kami menghargai kompetisi ini,” pungkasnya.

x

Check Also

Lionel Messi Dituduh ‘Mencuri’ Trofi Ballon d’Or 2021, Begini Reaksi Sang Ayah

Jakarta – Ayah Lionel Messi, Jorge Messi, ikut memberikan tanggapan terkait tuduhan yang ditujukan kepada ...