Home > Berita Liga Jerman > Bayern München > Gol Kingsley Coman Terasa Pahit Bagi PSG

Gol Kingsley Coman Terasa Pahit Bagi PSG

Kingsley Coman jadi pahlawan Bayern Munchen dengan satu golnya ke gawang PSG (1-0) pada final Liga Champions 2019/20, Senin (24/8/2020) dini hari WIB. Satu gol inilah yang mengantar Bayern jadi juara Eropa. Pertandingan sebenarnya berjalan alot dan seimbang antara dua tim sama kuat. Bayern bahkan beberapa kali kelihatan lebih ceroboh di belakang, tapi PSG tidak bisa memaksimalkannya.

Lalu, Coman menyambut operan Joshua Kimmich dengan sundulan terarah untuk menjebol gawang Keylor Navas di menit ke-60. Gol inilah yang kemudian jadi satu-satunya pembeda pertandingan sengit ini.

Apa kata Coman?

Didikan asli PSG

Gol Coman krusial untuk Bayern, tapi terasa lebih pahit untuk PSG. Betapa tidak, Coman merupakan mantan pemain PSG, bahkan produk asli akademi juara Ligue 1 itu. Coman bermain bersama PSG selama 10 tahun, dari 2004 sampai 2014. Tapi, dia hanya tampil empat kali untuk tim inti, yang membuatnya memilih pergi ke Juventus. Sekarang, walau luar biasa senang merayakan gelar Liga Champions, Coman mengaku sedikit berempati untuk kegagalan PSG.

“Rasanya luar biasa, saya sangat gembira. Saya 100 persen Bayern, tapi ini membuat saya sedikit kecewa untuk . . . . . . PSG,” kata Coman kepada RMC Sports via Goal internasional.

Laga seimbang

Coman tiba di Bayern dari Juve pada tahun 2015 lalu dalam kontrak pinjaman dua tahun, yang kemudian diubah jadi permanen pada tahun 2017 silam. Dia sudah mencetak total 33 gol dalam 161 penampilan untuk Bayern, dan mengoleksi total 12 trofi bersama Bayern.

“Kami mencoba mengontrol pertandingan sejak awal. Kami menang dan kami tidak kebobolan hari ini, itulah yang paling penting,” kata Coman.

“Paris memainkan pertandingan hebat, kami memainkan pertandingan hebat, dan kami semua sangat gembira,” katanya.

Coman dikenal sebagai pemain spesial yang terus meraih gelar liga beruntun bersama PSG, Juve, dan sekarang Bayern. Dia tidak pernah absen menjuarai liga sampai sekarang.

x

Check Also

Direktur Olahraga PSG Bikin Zinedine Zidane Enggan Latih PSG, Kok Bisa ?

Paris – Pada Januari 2021 kemarin Mauricio Pochettino mulai maeltih Paris Saint-Germain (PSG),dirinya terikat kontrak ...