Home > Berita Bola > Deretan Klub Indonesia Ini Diminta Segera Lunasi Gaji Pemain

Deretan Klub Indonesia Ini Diminta Segera Lunasi Gaji Pemain

Jakarta – Terkait laporan tunggakan gaji pemain yang dilakukan oleh lima klub Liga 2, NDRC (National Dispute Resolution Chamber/Badan Penyelesaian Sengketa Nasional) telah memberikan keputusan, namun putusan tersebut sepertinya akan sulit untuk dilaksanakan.

Kelima klub Liga 2 tersebut yakni PSPS Riau, PSMS Medan, Kalteng Putra, Perserang Banten, dan PSKC Cimahi.

PT LIB terkesan kurang tegas terhadap kelima klub itu untuk segera membayar tunggakan gaji seperti yang diperintahkan NDRC.

Menurut keterangan Direktur Utama LIB Akhmad Hadian Lukita, pihaknya tidak mau gegabah dengan melarang kelima klub di atas untuk mendaftarkan pemain baru dalam lanjutan Liga, karena hal itu bisa didiskusikan.

“Yang penting terus bisa berdiskusi dan buat kesepakatan sampai sepakat,” jelas Akhmad.

Meski menyerahkan sepenuhnya kepada pihak klub terkait pelunasan tunggakan gaji pemainnya namun Akhmad berharap tidak ada masalah di kemudian, terutama saat Liga 2 mulai bergulir.

“Kami berharap semua ini selesai dan beres sebelum Liga 2 berlanjut,” ucapnya.

Seperti diketahui, Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) melakukan audiensi dengan LIB pada 26 Agustus lalu untuk membahas soal protokol kesehatan dan keselamatan pemain jelang kompetisi Liga 1 dan Liga 2 digulirkan, dan soal putusan NDRC terhadap lima klub Liga 2.

Dalam putusannnya, NDRC melarang kelima klub tersebut untuk mendaftarkan pemain baru di Liga 2 musim ini dan satu jendela transfer di musim depan.

Menurut General Manager APPI . . . Gabung . . . Ponaryo Astaman, lima klub yang sudah diputuskan bersalah di NDRC ternyata tetap melakukan perekrutan pemain baru untuk Liga 2.

PSMS telah resmi merekrut dua pemain baru, yakni Ferdinand Sinaga dan Paolo Sitanggang.

“Kalau belum lunas, sanksinya kan tidak boleh melakukan registrasi ataupun transfer pemain selama tiga periode. Kami harap itu dijalankan,” kata Ponaryo Astaman.

Terkait hal ini, Sekretaris PSMS Julius Raja kemudian menjelaskan bahwa manajemen PSMS Medan telah membayar tunggakan yang dilaporkan mantan pemainnya, Mohammadou Al Hadji.

“Kami sudah bayar 50 persen, bayar Rp 75 juta dari Rp 150 juta tunggakan,” jelas Julius Raja.

Untuk sisa tunggakan PSMS akan menyelesaikannya pada September mendatang.

“Masak kami sudah bayar tetap tidak boleh daftarkan pemain? Toh di surat keputusan itu disebutkan boleh dicicil. September kami lunasi, kami sudah berjanji,” kata Julius.

“Nanti, ketika kami sudah lunasi, pembayarannya pasti kami kirim ke APPI, LIB, dan PSSI. Termasuk ke NDRC juga,” pungkasnya.

x

Check Also

Kevin

Gara-gara Wanita, Kevin-Prince dan Jerome Boateng Berseteru

Milan – Kevin-Prince Boateng melancarkan kritik terhadap Jerome, yang tak lain adalah saudaranya, setelah bek ...