Home > Berita Bola > Deretan Bek Top Yang Sempat Membuat Ronaldo Mati Kutu

Deretan Bek Top Yang Sempat Membuat Ronaldo Mati Kutu

Reputasi Cristiano Ronaldo sebagai salah satu pemain terbaik dunia tidak perlu diragukan. Tapi, ada 5 pemain belakang yang bisa membuat megabintang Juventus itu merasa frustrasi. Pemain berpaspor Portugal itu menjadi satu di antara predator menakutkan di lini pertahanan lawan.

Tidak jarang aksinya membuat pemain belakang lawan kocar-kacir. Seperti diketahui, Cristiano Ronaldo bisa menggunakan seluruh bagain tubuhnya untuk mencetak gol.

Kekasih Georgina Rodriguez itu piawai mencetak gol dengan kedua kaki, kepala, dada serta anggota tubuh lainnya. Selama memperkuat empat klub berbeda, Ronaldo total sudah mencetak 825 gol. Saat ini, Cristiano Ronaldo dianggap sebagai satu di antara penyerang terbaik di dunia.

Trofi Individu Ballon d’Or serta pemain terbaik FIFA menjadi buktinya.

Walau Ronaldo sering tampil oke saat berada di lapangan, bukan berarti sang pemain tidak bisa dihentikan. Faktanya, ada 5 pemain yang bisa menghentikan laju pemain Juventus itu.

Siapa saja pemain itu? dirangkum dari Ronaldo.com, berikut 5 bek yang bisa menghentikan Cristiano Ronaldo.

1. Ashley Cole (Arsenal dan Chelsea)

1. Ashley Cole (Arsenal dan Chelsea)

Ashley Cole sering menyusahkan Cristiano Ronaldo saat keduanya bermain di Premier League. Duel keduanya menjadi satu di antara yang paling menarik untuk ditonton, baik saat Cole berkostum Arsenal atau Chelsea. Ronaldo yang saat itu memperkuat Manchester United dan Ashley Cole sering bertemu karena sama-sama beroperasi di sisi sayap.

Bahkan tidak hanya di level klub, melainkan juga saat keduanya membela negaranya.

Keduanya pernah bertemu saat Inggris menghadapi Portugal pada perempat final Piala Dunia 2006. Cole sukses bikin Ronaldo mati kutu. Walau dianugerahi skill bagus, kenyatanya Ronaldo tidak bisa lewati penjagaan Cole.

2. Diego Godin (Inter Milan)

2. Diego Godin (Inter Milan)

Karier Ronaldo bisa dibilang berada di puncak saat memperkuat Real Madrid. Walau begitu ada sosok yang sering menyusahkannya. Sosok itu bukanlah Lionel Messi, melainkan Diego Godin yang benar-benar membuatnya menderita terutama saat Real Madrid berhadapan dengan Atletico Madrid.
Atletico Madrid di bawah Diego Simeone sudah menjadi kekuatan yang harus diperhitungkan dengan baik di Spanyol dan di Eropa.

Bahkan, Ronaldo pernah dibikin sakit kepala oleh aksi Godin. Itu terjadi saat Real Madrid dibantai Atletico Madrid dengan skor masif 0-4. Pada pertandingan itu, Los Blancos hanya mencatatkan 4 tembakan ke gawang dengan hanya satu yang tepat sasaran. Saat ini, Ronaldo dan Godin sama-sama memperkuat klub asal Italia.
Cristiano Ronaldo bermain untuk Juventus dan Diego Godin bermain . . . . . . bersama Inter Milan.

3. Alessandro Nesta (AC Milan)

3. Alessandro Nesta (AC Milan)

Alessandro Nesta adalah satu di antara pemain bek terbaik AC Milan. Nesta membentuk duo pemain bek yang sulit ditembus lawan saat berduet dengan Paolo Maldini. Kukuhnya pertahanan AC Milan pernah membuat pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson, frustrasi. Kejadian itu terjadi saat AC Milan bertemu Manchester United di semifinal Liga Champions 2005.
Paolo Maldini dan Alessandro Nesta menyusahkan ketiga penyerang Setan Merah saat itu, yaitu Wayne Rooney, Ryan Giggs dan Cristiano Ronaldo.

Bahkan, Rooney dan Ronaldo sampai bertukar posisi tapi tidak ada usaha yang berhasil melawan pemain bek AC Milan itu. Pada akhirnya, kedua pemain itu sama sekali tidak bisa membuat gol dalam pertandingan itu. Setahun setelah kejadian itu, Cristiano Ronaldo dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia.

4. Traianos Dellas (Yunani)

Pada 2004, Timnas Portugal pernah gagal menjuarai Piala Eropa. Momen itu sangat memilukan buat para pemain Portugal, terutama Cristiano Ronaldo karena ajang itu diselenggarakan di nagara sendiri. Selain itu, banyak yang meyakini Portugal akan menjadi kampiun Piala Eropa 2004. Cristiano Ronaldo menjadi satu di antara paling menonjol pada ajang itu.
Tapi, Ronaldo dibuat frustrasi saat bermain melawan Yunani di final. Pemain kelahiran Funchal itu sulit menembus pertahanan Yunani yang digalang Traianos Dellas.

Tangisan Ronaldo pada akhir pertandingan menjadi satu di antara momen yang tidak bisa dilupakan banyak orang. Walau begitu, Ronaldo akhirnya merasakan gelar Piala Eropa, yaitu pada 2016.

5. Gerard Pique (Barcelona)

5. Gerard Pique (Barcelona)

Gerard Pique pernah bermain bersama Cristiano Ronaldo saat keduanya memperkuat Manchester United. Walau tidak lama membela Setan Merah, Pique bisa mempelajari cara Ronaldo bermain. Keuntungan itu ternyata digunakan Pique saat Barcelona bersua Real Madrid. Saat Ronaldo masih berkostum Real Madrid, beberapa kali ia terlihat kesulitan untuk mencetak gol ke gawang Barcelona.
Terutama saat Gerrard Pique berduet dengan Carles Puyol di lini belakang. Tidak jarang Pique membuat Ronaldo menderita saat berhadapan dengannya.

x

Check Also

Kalahkan Robert Lewandowski Lionel Messi Resmi Mendapatkan Gelar Ballon d’Or 2021 Ketujuhnya

Jakarta – Pada Selasa (30/11/2021) dini hari WIB Lionel Messi resmi mendapatkan gelar Ballon d’Or ...