Home > Berita Liga Spanyol > Barcelona > Demi Kejayaan, Barcelona Harus Lakukan 5 Perubahan Ini

Demi Kejayaan, Barcelona Harus Lakukan 5 Perubahan Ini

BARCELONA sedang dalam kondisi tidak bagus. Setelah melakoni kompetisi domestik yang buruk, Barcelona kembali tampil lebih buruk di ajang Liga Champions. Kekalahan telak dan menyakitkan dengan skor 2-8 dari Bayern Munich di perempatfinal Liga Champions meerupakan hal yang tidak terlupakan oleh Barcelona.

Kekalahan tersebut sebagai bukti rapuhnya Barcelona pada musim ini. Pastinya, perubahan wajib dilakukan. Menurut informasi dari beberapa laporan terpercaya, manager Quique Setien telah dipecat. Kini, dikabarkan Barcelona sedang melakukan evaluasi untuk memperbaiki kondisi mereka yang buruk tersebut.

Ada lima perubahan wajib yang harus dilakukan oleh Barcelona untuk mengembalikan kejayaan. Berikut lima hal tersebut.

5. Belanja dengan Bijak
Seperti yang diketahui umum bahwa sebagian besar rekrutan besar baru gagal menunjukkan performa apik untuk Barcelona. Semenjak ditinggal pergi Neymar, Barcelona telah mengeluarkan uang besar untuk Philippe Coutinho, Ousmane Dembele, Antoine Griezmann, Frenkie de Jong, Paulinho, dan transfer lainnya.

Dimana setelah pembelian tersebut, Coutinho dipinjamkan ke Bayern Munich, sementara Griezmann dan Dembele memiliki musim yang kurang cemerlang. Sekarang Barcelona boleh dikatakan dalam keadaan krisis keuangan. Sehingga Barcelona harus lebih peka dengan uang.

Daripada mengambil superstar dengan biaya transfer yang membengkak, klub Catalan harus mencari pemain bertalenta yang lebih murah, lebih muda dan memiliki potensi besar untuk membawa kejayaan.

4. Ganti Bintang yang Menua

Target utama Barcelona haruslah mencari bintang muda di musim panas ini. Dalam catata Camp Nou memiliki delapan pemain utama yang berusia 30 tahun ke atas, ditambah Griezmann, Martin Braithwaite (29 tahun) dan Sergi Roberto (28 tahun).

Lini tengah harus menjadi perhatian khusus. Sergio Busquets, Ivan Rakitic, dan Arturo Vidal telah mencapai usia yang rentan. Ditambah kedatangan Miralem Pjanic yang telah berusia 30 tahun tidak akan banyak membantu jika menyangkut usia rata-rata.

Menggeser bintang-bintang ini merupakan perhatian utama. Walaupun ini merupakan proses yang menyakitkan, Barcelona harus lihai dan kejam. Real Madrid dan Iker Casillas bisa dijadikan contoh utama. Begitu juga dengan Keylor Navas.

3. Kurangi Ketergantungan dengan Messi

Pemain seperti Messi memang selalu menjadi ujung tombak bagi Barcelona. Pemain berpaspor Argentina itu pun telah melakukan tugasnya dengan baik. Dan Messi . . . . . . bisa dikatakan seorang yang terbaik di Barcelona, dengan kapasitasnya sebagai pengumpan, pencipta sekaligus pencetak gol terbaik.

Pemain berusia 33 tahun itu telah lama menjelma sebagai jimat Barcelona. Akan tetapi, rasa frustrasi sepertinya telah merambat dalam diri Messi. Beban yang begitu berat membuat sang kapten merasa kesulitan untuk mengembangkan tim.

Messi kini hanya memiliki satu tahun tersisa dalam kontraknya di Barcelona. Ia pun telah disarankan untuk meninggalkan klub karena ketidakbahagiaan tentang kondisinya saat ini.

2. Posisi Presiden Klub

Banyak yang mengakui bahwa Presiden Barcelona saat ini Josep Maria Bartomeu bukanlah favorit penggemar. Sering dituduh fans menggunakan klub untuk hal-hal yang salah.

Beberapa kesepakatan dengan pemain telah membuat Barcelona mengalami kerugian. Dan yang terbaru adalah kesepakatan pertukaran Arthur dengan Pjanic membuat jengkel para fans. Kekalahan 2-8 dari Bayern pun semakin meningkatkan ketegangan tersebut.

Sementara Setien sendiri akan bertanggung jawab besar atas bencana kekalahan melawan Bayern. Bartmoeu dari sisi manajemen dianggap sebagai alasan utama Barcelona mengalami kekalahan memalukan di babak perempatfinal Liga Champions 2019-2020.

1. Rekrut Pelatih Baru

Beberapa informasi telah mengatakan bahwa Setien telah dipecat. Klub pun kini tengah membahas beberapa pelatih baru untuk menggantikan posisi Setien. Muncul nama seperti Mauricio Pochettino yang dipandang favorit untuk mengisi kursi tersebut.

Namun, kesetiaannya pada Espanyol mungkin memperumit masalah. Sementara beberapa nama lain seperti Massimiliano Allegri, Ronald Koeman, dan Xavi telah dikaitkan. Namun, siapa pun diantara mereka yang dipilih, sepertinya pelatih memang harus diganti.

Kini, Barcelona betul-betul membutuhkan pelatih baru untuk memberi penyegaran terhadap kinerja Barcelona. Memang bukan hal mudah, tetapi untuk jangka panjang pergantian pelatih baru tersebut harus bisa mengembalikan kejayaan Barcelona.

x

Check Also

Ousmane Dembele Kembali Bermain Usai Cedera,Mentalitasnya Bangkit Berkat Fans Barcelona

Barcelona – Skill dan kemampuan bermain Ousmane Dembele membuatnya menjadi salah satu yang terbaik di ...