Home > Berita Liga Spanyol > Real Madrid > Casemiro Ungkap Kekagumannya Pada Zidane

Casemiro Ungkap Kekagumannya Pada Zidane

Madrid – Gelandang Real Madrid Casemiro menyebut bahwa dirinya masih sering gugup saat berbincang dengan arsitek tim Zinedine Zidane.

Pemain berusia 28 tahun itu bergabung dengan Los Blancos pada 2013 lalu dan menahbiskan diri sebagai salah satu bagian penting dari skuad besutan Zidane dalam beberapa musim terakhir.

Dengan tumbuh besar menyaksikan performa Zidane, Casemiro mengatakan bahwa ia masih tak percaya saat bisa berbincang dengan legenda sepakbola tersebut.

Dan walau merasa gugup, pemain dan pelatih itu bisa menjalin hubungan yang kuat, dengan Zidane secara konsisten terus memotivasi Casemiro untuk memaksimalkan kemampuannya sebagai gelandang.

“Bahkan sampai hari ini saya masih sedikit gugup untuk berbicara dengan dia,” kata Casemiro kepada The Guardian. “Saya bilang kepada dia bahwa dia tidak tahu betapa berartinya dia untuk kita, untuk kami.

“Ya, saya mengatakan itu kepadanya: ‘Anda mengambil Piala Dunia ’98 [dari Brasil] namun itu tidak mengubah apa pun. Juga, dengan mengenal dia sekarang, saya bisa bilang bahwa dia pantas mendapatkannya. Dia luar biasa: kerendahan hatinya, bagaimana dia mengekspresikan sepakbola. Dia memperlakukan kami dengan penuh perhatian dan cinta.

“Dia sangat intens; dia selalu, selalu mengatakan: ‘Case, Anda bisa melakukan lebih dari ini: merangsek dari lini kedua, beri bola kepada gelandang lainnya, buang bola dengan bersih’.

“Tahun ini, mungkin saya memiliki lebih banyak protagonisme dengan bola, namun saya masih tahu tugas saya: mencuri bola, memberikannya ke . . . . . . rekan satu tim. Namun Zizou sangat penuntut: selalu bicara pada saya, menginginkan hal lebih.

“Dia mengatakan: ‘Saya tidak memintamu untuk melakukan sesuatu yang tidak bisa Anda lakukan; saya hanya memintamu untuk melakukan sesuatu yang Anda bisa’. Dia sangat percaya pada saya.”

Casemiro punya kemampuan untuk menekuni dunia kepelatihan di masa depan dan ia bahkan melakukan analisis pertandingan dengan sangat ideal, namun itu ditentang istrinya.

“Saya kembali menyaksikan pertandingan, melihat letak kesalahannya. Saya menyukai itu. Orang-orang berkata saya seperti pelatih,” lanjut Casemiro.

“Saya selalu berusaha untuk membaca pertandingan, pemikiran tim lain, pelatihnya, apa yang coba mereka lakukan. Terkadang hal-hal terkecil bisa mengubah segalanya.

“Saya punya [platform analisis sepakbola] Wyscout dan menyaksikan segalanya, dari Tiongkok atau mana pun. Istri saya merasa kesal. Tapi itu adalah pekerjaan saya. Ada waktu untuk segalanya namun itu adalah pekerjaan saya. Dan saya menyukainya. Hidup saya adalah sepakbola. Saya harus memikirkan sepakbola secara permanen.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Ingin Kurangi Beban Gaji Klub, Real Madrid Siap Lepas Eden Hazard Dengan Harga Murah

Madrid – Jelang bursa transfer musim dingin Januari 2022 mendatang, kabar baru datang dari Real ...