Home > Timnas Indonesia > Bima Sakti Sumringah Dengan Peningkatan Timnas U-16 Indonesia

Bima Sakti Sumringah Dengan Peningkatan Timnas U-16 Indonesia

Jakarta – Juru racik timnas Indonesia U-16 Bima Sakti mengaku senang dengan peningkatkan performa pasukan arahannya usai mendulang kemenangan 4-1 atas Asosiasi Kota (Askot) Bandung U-18 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Senin (24/8) sore.

Laga uji tanding ini adalah yang kedua kalinya dilakoni timnas U-16 selama menjalani pemusatan latihan (TC) sepanjang Agustus. Timnas U-16 pada pekan lalu mengepak kemenangan 2-0 atas SSB POR Uni Bandung.

Dalam uji coba tadi sore, keempat gol timnas U-16 dipersembahkan oleh Mochammad Faizal Syaifullah pada menit ke-20, Ahmad Athallah Araihan (30), Raka Cahyana Rizky (35), dan Muhammad Valeron (68). Bima menuturkan, pemain mengalami peningkatan setiap harinya selama melakoni TC.

“Alhamdulillah, banyak juga pembelajaran buat kami. Progresnya lebih baik, dan ada peningkatan permainan dari uji coba sebelumnya,” ungkap Bima dilansir laman resmi PSSI.

“Selain fisik dan taktik, kekompakan tim juga makin terlihat baik, karena ada beberapa pemain yang saya coba dan seleksi di TC ini. Semoga mereka bisa terus menunjukkan kemampuannya, dan beradaptasi dengan cepat.”

Walau mendulang kemenangan cukup besar, Bima tetap melihat beberapa hal yang dinilai masih menjadi kekurangan, terutama di barisan pertahanan, sehingga tim lawan bisa melesakkan gol.

“Memang gol terjadi karena pemain belakang kurang sabar. Seharusnya tidak diambil, namun tidak apa-apa, itu menjadi pelajaran lagi buat kami sebelum di Piala Asia. Hal-hal kecil harus bisa diperhatikan lebih detail, seperti jangan sampai ada pelanggaran yang mengakibatkan tendangan penalti,” jelas Bima.

Kegembiraan meraih kemenangan dalam laga uji coba diutarakan oleh Tiriec Adriano Manuri . . . . . . Junior. Ini menjadi partai kedua yang dirasakan Adriano selama mengikuti TC bersama timnas U-16.

“Menurut saya pertandingan tadi cukup baik, bagus juga. Tapi banyak pelajaran yang bisa kami ubah di situ, karena banyak salah-salah. Kami masih bisa berubah supaya ke depannya bisa lebih baik lagi,” kata Adriano.

Adriano berharap tidak dicoret dari tim, sehingga bisa merealisasikan mimpinya tampil di Piala Asia U-16 di Bahrain pada November. Menurut Adriano, mental menjadi kunci dalam meramaikan persaingan menembus skuad timnas U-16.

“Perasaan saya cukup senang dipanggil masuk pemusatan latihan timnas U-16. Tuhan sudah bukakan jalan buat saya, jadi saya senang sekali, karena ini kesempatan mengasah kemampuan sepakbola untuk jadi lebih bagus lagi nanti,” tutur Adriano.

“Saya harus mempersiapkan mental. Yang saya rasa terberat adalah saat lawan tim-tim dengan perlawanan keras, dan juga persaingan sehat dengan teman-teman di sini. Upaya dan poin yang harus saya jaga ya di situ [mental] agar bisa bertahan di sini. Harapan saya jika masuk timnas U-16 ini adalah bisa membawa tim ke Piala Dunia.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Menang Atas Myanmar, Shin Tae-yong Nilai Timnas Indonesia Masih Buat Kesalahan

Jakarta – Timnas Indonesia menang dengan skor telak 4-1 pada laga uji coba kontra Myanmar, ...