Home > Berita Bola > Arteta Anggap Tak Adil Jika Dirinya dan Lampard Dibandingkan Dengan Dua Pelatih Top Ini

Arteta Anggap Tak Adil Jika Dirinya dan Lampard Dibandingkan Dengan Dua Pelatih Top Ini

London – Pelatih Arsenal Mikel Arteta menampik penilaian bahwa dirinya dan Frank Lampard bisa dianggap sebagai Pep Guardiola dan Jurgen Klopp selanjutnya.

Arteta dan Lampard akan saling beradu taktik di Wembley di babak final Piala FA, Sabtu (1/8) malam WIB, dengan sama-sama termotivasi memenangkan trofi pertama dalam karier manajerial mereka.

The Gunners menutup musim di posisi kedelapan di Liga Primer Inggris musim 2019/20 ini, namun telah diganjar pujian karena menunjukkan arah positif dari kemajuan dalam permainan mereka, terutama saat meraih kemenangan atas Manchester City di Piala FA.

Lampard, yang mulai membesut skuad Chelsea pada tahun lalu, mengantar The Blues ke peringkat empat besar, meski ada larangan satu jendela transfer. Kini, sang juru racik berharap bisa mendulang trofi Piala FA, yang pernah empat kali diraihnya sebagai pemain.

Arteta mengaku terkesan dengan Lampard, namun ia tidak setuju dengan pendapat kalau dirinya dan eks pemain Chelsea itu adalah suksesor ideal bagi Klopp dan Guardiola sebagai juru racik top di Inggris.

“Tentang Frank sebagai pemain yang benar-benar top,” ujar Arteta dalam sebuah konferensi pers, Jumat (31/7).

“Saya pikir konsistensi yang ia bisa mainkan selama bertahun-tahun di posisi yang dimainkan di klub sebesar itu dan melakukan apa yang dia lakukan sungguh luar biasa. Pujian besar untuk dia.”

“Sebagai manajer, ia telah menunjukkan sejak Derby semacam ambisi dan orang yang dia miliki serta cara dia mendorong timnya untuk bermain. Kami berdua masih muda, yang keduanya masih berusaha mempelajari posisi kami sehingga saya tidak ingin ingin ada upaya membandingkan dengan dua manajer yang Anda sebutkan.”

Arteta dua kali meraih Piala FA sebagai pemain saat memperkuat Arsenal. Ia menyebut kemenangan kontra Chelsea akan membuktikan langkah penting dalam perkembangan timnya.

“Itu menghasilkan kepercayaan ketika Anda memenangkan gelar,” ujar Arteta lagi.

“Itu menghasilkan momen-momen ketika bersama-sama Anda melalui emosi yang baik. Itu menyatukan semua orang. Anda memiliki memori, ada banyak hal tentang memenangkan trodi yang sangat positif untuk grup mana pun dan ketika Anda sedang dalam proses itu membuatnya semakin lebih penting. jadi, kita lakukan.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Unggahan di Insta Story Bikin Heboh, Pacar Joao Felix Berikan Klarifikasi

Margarida Corceiro, pacar pemain Atletico Madrid, Joao Felix, sempat membuat gempar dunia maya karena mengunggah ...