Home > Berita Bola > 5 Pemain Ini Diprediksi Akan Jadi Andalan Shin Tae-yong di Timnas U-19 Indonesia

5 Pemain Ini Diprediksi Akan Jadi Andalan Shin Tae-yong di Timnas U-19 Indonesia

Shin Tae-yong mulai mengerucutkan tim Timnas Indonesia U-19 dengan mencoret 11 pemain. Tapi, masih ada nama-nama beken yang bisa menjadi pemain Timnas U-19 untuk tampil di Piala AFC U-19 2020 dan Piala Dunia U-20 2020. Persiapan Timnas Indonesia U-19 sudah dimulai pada Januari 2020. Shin Tae-yong menggeber tim berjulukan Garuda Muda ini dalam pemusatan latihan di Kabupaten Bekasi dan Chiang Mai, Thailand.

Terbaru, Timnas Indonesia U-19 kembali berlatih di Jakarta. Shin Tae-yong memanggil 46 pemain untuk pemusatan latihan yang dimulai pada 7 Agustus 2020 itu. Ada sebelas nama yang dipulangkan Shin Tae-yong dari pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19. Tapi, pria asal Korea Selatan itu juga memanggil pemain baru, yaitu Jack Brown.

Pemain keturunan Inggris dan Thailand, Elkan Baggott, juga disebut-sebut akan meninggalkan pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 karena surat pemanggilannya sudah kedaluwarsa. Tapi, belum ada informasi lebih lanjut mengenai pemain berusia 17 tahun ini. Kalau ditotal, 36 pemain masih mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 di Jakarta. Shin Tae-yong berencana membawa Garuda Muda berlatih ke luar negeri, dengan Korea Selatan menjadi lokasi prioritas.

Dari 36 nama tersebut, SATUPEDIA merangkum lima di antaranya yang berpotensi menjadi bintang di masa depan. Berikut rangkumannya:

Elkan Baggott

Elkan Baggott

Elkan Baggott mendapatkan beasiswa Professional Development Phase Scholarship selama dua tahun. Bermain ciamik selama program Professional Development Phase Scholarship bersama Ipswich Town, manajemen klub menawarkannya kontrak setelah beasiswa itu rampung. Data dari Transfermarkt menyebutkan Baggott resmi bergabung pada Juli 2019. Baggott juga pernah bergabung bersama tim junior Tottenham Hotspur dalam ajang The Future Cup U-18. Turnamen itu diadakan di Belanda.

“Saya pindah ke Inggris dan bermain di Sunday League, kompetisi amatir di sana,” kata Baggott dinukil dari wawancaranya dengan channel Yussa Nugraha di YouTube.

“Dari situ, karier saya dimulai. Saya bergabung dengan Witham Town, level yang lebih tinggi, dan direkrut oleh Ipswich Town U-18,” kata Elkan Baggott.

Elkan Baggot mengaku sudah menghabiskan dua musim bersama Ipswich Town U-18. Dia sudah beberapa kali menghadapi tim-tim junior kelas Premier League di sana.

“Saya bermain di akademi kategori dua. Jadi sudah melawan tim-tim seperti Watford, Crystal Palace, dan Burnley. Saya bermain di sini sejak U-15. Sekitar tiga setengah tahun. Saya berposisi sebagai pemain bek tengah sebelah kiri, karena kaki kiri saya kuat,” katanya.

Baru juga pertama kali bergabung dengan Timnas Indonesia U-19, Baggott langsung membuat Shin Tae-yong terpukau.

“Untuk dia, sebelum memanggilnya saya mencari referensi dan videonya saat dia bermain. Postur tubuhnya bagus sekali. kalau Baggott meningkatkan sedikit saja kemampuannya, itu akan menajdi bantuan besar bagi sepak bola Indonesia,” kata Shin Tae-yong dinukil dari YouTube PSSI TV.

Beckham Putra Nugraha

Beckham Putra Nugraha

Beckham Putra Nugraha mulai mengunci satu slot di skuat Shin Tae-yong. Peran pemain Persib Bandung itu sekarang tidak tergantikan. Beckham mulai mencuri perhatian tatkala rutin bermain untuk Timnas Indonesia U-19 era Fakhri Husaini. Pemain Persib Bandung ini juga mendapatkan kepercayaan dari Shin Tae-yong.

Bechkam adalah playmaker utama Timnas Indonesia U-18 di Piala AFF U-18 2019. Pemain berusia 18 tahun ini bisa mengukir empat gol. Beckham juga mulai mendapatkan kesempatan di level klub. . . . . . . Masih bau kencur, adik dari Gian Zola ini sudah membela Persib sejak usia 17 tahun.

Witan Sulaeman

Witan Sulaeman kembali dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia U-19. Untungnya, pemain berusia 18 tahun itu sudah merampungkan Serbian SuperLiga atau kasta teratas Liga Serbia bersama Radnik Surdulica. Witan sudah menjadi pemain kesayangan Shin Tae-yong sejak menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia U-19 pada Januari 2020. Namanya tidak pernah hilang dalam daftar skuad pada tiga kali pemusatan latihan.

Sebagai pemain serang, kualitas Witan terbilang lengkap. Mantan pemain PSIM Yogyakarta ini bisa berperan sebagai playmaker hingga penyerang sayap. Skill individu adalah andalannya saat ini. Witan juga punya visi dan misi bermain yang mumpuni. Pemain asal Palu, Sulawesi Tengah, ini tahu kapan harus menggiring dan mengoper bola.

Tahun pertama Witan di Eropa terbilang lumayan. Alumnus SKO Ragunan ini bisa mengemas dua penampilan untuk Radnik Surdulica sejak bergabung pada pertengahan musim 2019-2020.

Mochamad Supriadi

Indonesia juga tidak pernah kehabisan stok winger berkualitas. saat nama-nama seperti Saddil Ramdani dan Osvaldo Haay baru beredar, sudah muncul generasi penerusnya dalam diri Mochamad Supriadi. Supri, panggilannya, adalah alumnus Timnas Indonesia U-16 yang sekarang promosi ke Timnas Indonesia U-19. Saat masih berusia 17 tahun, dia sudah dipercaya untuk mencetak debut bersama Persebaya Surabaya pada Liga 1 2019.

Supri adalah top scorer Garuda Select angkatan pertama dengan sembilan gol. Sejumlah pihak menilai gaya main Supri mirip dengan legenda Timnas Indonesia, Budi Sudarsono. Maklum, keduanya gemar menyisir dari posisi sayap. Tapi, Supriadi lebih mengedepankan kecepatan. Pada aspek ini, Supri lebih identik seperti Andik Vermansah.

Jack Brown

Jack Brown

Jack Brown bukan nama baru di Timnas Indonesia U-19. Dia terbilang senior karena telah dipanggil sejak 2017. Tapi, Jack, bersama kakaknya, George Brown, selalu mentok di proses seleksi. Pada 2017, keduanya tidak bisa memikat Indra Sjafri yang saat itu masih menjadi pelatih Timnas Indonesia U-19.
Nama Jack kembali tercantum dalam skuat Timnas Indonesia U-19 pada Januari 2020. Saat itu, Shin Tae-yong mengumpulkan para pemain muda untuk dibawa ke pemusatan latihan di Chiang Mai.

Sayang, Jack terleminasi dari skuat Timnas Indonesia U-19 gara-gara kendala cuaca. Dia mengaku sampai muntah-muntah. Jack adalah pemain Lincoln City U-18. Dia lahir di Jakarta dengan seorang ibu yang berasal dari Indonesia dan ayah warga negara Inggris. Masa kecil Jack cukup gemilang. Dia tercatat pernah berpartisipasi di Manchester United Soccer School (MUSS) di Dubai pada 2006 dan langsung menjadi pemain terbaik. Dengan usia yang baru menginjak 18 tahun dan berpengalaman berkarier di Inggris, masa depan Jack akan cerah bersama Timnas Indonesia U-19.

x

Check Also

Antara Lionel Messi Dan Cristiano Ronaldo, Ini Pemain Terbaik Dunia Versi Sergio Ramos

Paris – Sergio Ramos pernah merasakan menjadi rekan satu tim Cristiano Ronaldo saat masih sama-sama ...