Home > Berita Liga Indonesia > RD Dukung Kebijakan PSSI Gunakan Pemain Muda di Liga 1 2020

RD Dukung Kebijakan PSSI Gunakan Pemain Muda di Liga 1 2020

Bangkalan – Madura United menyambut baik kebijakan PSSI yang mewajibkan klub peserta Liga 1 2020 untuk memasang pemain muda sebagai persiapan ke pentas Piala Dunia U-20 yang berlangsung di Indonesia pada tahun depan.

Dalam diskusi virtual antara operator kompetisi, PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan klub, salah satu keputusannya adalah semua klub harus menurunkan minimal dua pemain berusia di bawah 21 tahun.

Keputusan itu mendapat dukungan dari Madura United. Mereka saat ini punya tujuh pemain berusia 21 tahun yang dianggap memiliki kualitas mumpuni, sehingga Laskar Kerrab merasa tidak khawatir kekurangan stok di tengah kemungkinan jadwal laga yang padat.

Ketujuh pemain muda itu adalah Syahrian Abimanyu, Moch Kevy Syahertian, dan Kadek Raditya Maheswara yang sudah berusia 21 tahun. Empat pemain lainya masih berusia 20 tahun, seperti Fawaid Ansory, Samuel Chriastianson, Dhimas Bagus Pangestu, dan Muhammad Syafiir Ridoni.

Arsitek tim Rahmad Darmawan menyampaikan, ketujuh pemain itu adalah bagian dari investasi jangka panjang yang dilakukan klub, sehingga mereka bisa . . . . . . menurunkan mereka berdasar regulasi baru.

“Saya pikir ini investasi jangka panjang. Tim memiliki banyak pemain muda seperti Madura United. Apalagi, kami lihat perkembangannya lumayan. Ada yang intens bermain juga,” ujar RD, sapaan Rahmad, dilansir laman resmi klub.

Menurut sang pelatih, regulasi itu bisa membantu dalam memberikan pengalaman berkompetisi untuk pemain muda. Hal itu tidak terlepas tidak banyak pemain muda yang punya menit bermain cukup banyak di kompetisi domestik tertinggi Indonesia.

“Saya pikir bagus, biar banyak pemain muda dapat menit bermain juga,” kata mantan pelatih TIRA Persikabo ini. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

RANS Cilegon FC dan Persis Solo Amankan Tiket Semifinal Liga 2 2021

Jakarta – Dua tim Liga 2 2021 sudah memastikan diri lolos ke babak semifinal. Mereka ...