Home > PSSI > PSSI Minta Suporter Tetap Berada di Rumah Saat Berikan Dukungan

PSSI Minta Suporter Tetap Berada di Rumah Saat Berikan Dukungan

Head of Direktorat Pemberdayaan Suporter & Fan Engagement (DPSFE) PSSI, Budiman Dalimunthe, mengatakan agar suporter mendukung tim kebanggannya di rumah saja sama seperti ibadah saat ada Pembatasan Sosial Bersekala Besar. Lanjutan Liga 1 2020 dipastikan akan berlangsung 1 Oktober mendatang dengan berpusat di Pulau Jawa dan diadakan tanpa adanya penonton atau suporter.

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah sepakat dengan adanya aturan lanjutan Liga 1 diadakan tanpa penonton karena pandemi virus corona (Covid-19). Seperti diketahui, korban Covid-19 di Indonesia belum juga menunjukkan penurunan angka, sehingga diadakan tanpa penonton adalah pilihan terbaik. Tentu saja dengan aturan itu tak mudah untuk suporter yang biasanya selalu datang memenuhi stadion untuk mendukung tim kebanggaannya.

“Yang namanya suporter ya, itu kan suport atau mendukung klubnya. Tentu tujuan semua suporter sama yaitu mendukung klubnya untuk bisa meraih hasil terbaik,” kata Budiman Dalimunthe.

“Ya kalau normal suporter pasti datang ke stadion untuk mendukung klubnya. Tapi ini kan new normal. Jadi suporter masih bisa melakukan dan mendukung tim mereka walau tidak langsung ya,” katanya.

Bukan tanpa alasan, awalnya memang kompetisi rencananya diadakan dengan 30 persen penonton dari kapasitas stadion yang ada, dan aturan itu juga ada dalam aturan baru Kementerian Pemuda dan Olahraga terkait digelarnya kompetisi. Tapi setelah mempertimbangkan beberapa hal, akhirnya PSSI dan PT LIB memutuskan kompetisi dilanjutkan tanpa penonton.

“Suporter tetap bisa mendukung klubnya, . . . . . . dan selama ini juga ada yang tetap menonton televisi atau streaming. Jadi sementara dalam keadaan luar biasa ini, yang bisa kami lakukan ya berharap para pendukung bisa menonton televisi di rumah saja,” kata Budiman.

Menurut Budiman Dalimunthe, sebenarnya cara mendukung tim kebanggaan suporter sama. Hanya saja pada situasi pandemi virus corona ini ada cara pembaruan yang sedikit berbeda dari pada sebelum-sebelumnya.

“Dukungannya tetap sama, paling cuma caranya yang me-rejuvenation ya,” katanya.

“Kalau biasanya datang ke stadion atau yang biasanya ‘ibadah’. Kalau buat suporter kan ke stadion itu ibadah, tempat atau rumah ibadah mereka memang stadion. Jadi kalau sekarang rumah ibadahnya mereka ya di rumah saja, nonton televisi,” kata Budiman.

“Ya sama seperti kemarin (saat PSBB), kami belum boleh ke masjid, ke gereja atau tempat lain. Tapi kita kan tetap ibadah di rumah. Nah ini ibadahnya suporter untuk saat mendukung timnya, ya di rumah saja, dan bisa juga mendukung melalui medsos ataupun yang lain,” katanya.

x

Check Also

Rumor Naturalisasi Pemain Muda, Indra Sjafri Klaim Tak Ada Arahan Dari Ketum PSSI

Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri mengatakan kalau Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan tidak pernah menyampaikan ...