Home > Berita Liga Inggris > Leicester City > Pelatih Leicester Menyebut Beban Lolos Liga Champions Lebih Dirasakan MU

Pelatih Leicester Menyebut Beban Lolos Liga Champions Lebih Dirasakan MU

Manchester – Arsitek tim Leicester City, Brendan Rodgers menilai akan ada lebih banyak tekanan pada Manchester United dalam pertandingan di King Power Stadium, Minggu malam WIB, karena mereka lebih diwajibkan lolos ke Liga Champions.

Leicester sempat menjadi penantang gelar Liga Primer Inggris musim ini dengan bertahan di empat besar, namun menunjukkan penurunan penampilan dengan raihan dua kemenangan dari delapan partai terakhir sejak kompetisi kembali kick-off selepas cuti COVID-19.

The Foxes dan United akan saling menyingkirkan untuk menyegel tiket menuju Liga Champions musim depan dalam pekan pamungkas Liga Primer. Mereka kini berada di peringkat kelima dengan 62 poin, hanya tertinggal satu poin dari United dan Chelsea di posisi ketiga dan keempat berurutan.

Rodgers menyebut kampanye musim ini tetap positif bagi anak asuhnya terlepas apa pun hasil akhir yang datang, dengan Leicester telah menunjukkan mengalami peningkatan usai hanya menyudahi musim lalu di urutan kesembilan.

Menjelang laga lawan kontra United, mantan juru racik Liverpool dan Celtic itu mengatakan: “Ada perbedaan di mana kami ingin bermain di Liga Champions, namun ketika Anda adalah klub sekelas Manchester United, maka ada kebutuhan untuk berada di Liga Champions.”

“Kami memang ingin lolos ke Liga Champions, namun jika gagal, musim ini masih tetap menjadi kampanye kami yang sangat baik.”

Rodgers tak sabar menyambut pertandingan akhir pekan ini, yang akan menjadi pertandingan terbesar sejak dirinya menangani Leicester pada Februari tahun lalu.

“Saya telah terlibat dalam beberapa final dan pertandingan dua leg, di mana laga-laga tersebut sangat berarti sehingga ini bukan situasi baru bagi saya. Hanya saja ini menarik,” lanjutnya.

“Terkadang segalanya mereda dalam satu musim, namun bagi kami inilah yang Anda cari. Musim kami belum berakhir sampai benar-benar berakhir, kami masih bisa finis di atas.”

Rodgers juga menambahkan: “Kami bermain di salah satu negara kekuatan sepakbola di dunia dengan kesempatan untuk berada di atas dan lolos ke Liga Champions. Kami memiliki satu tembakan terakhir, dan itu menggambarkan bahwa para pemain telah bekerja dengan sangat baik.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Prediksi Tottenham Hotspur vs Leicester City, 19 Juli 2020

Pertandingan Liga Primer Inggris 2019/2020 pekan-37 antara Tottenham Hotspur vs Leicester City dijadwalkan berlangsung di ...