Home > Berita Liga Indonesia > Arema FC > Kiper Arema Tak Keberatan Nilai Kontraknya Dipangkas Separuh

Kiper Arema Tak Keberatan Nilai Kontraknya Dipangkas Separuh

Kebijakan manajemen Arema FC melakukan renegosiasi kontrak, jelang diadakannya lanjutan Shopee Liga 1 musim 2020, diterima dengan tangan terbuka oleh Teguh Amiruddin. Kiper Arema FC ini mengaku tidak keberatan nilai kontraknya dipangkas separuh, sesuai dengan keputusan PSSI.

“Saya sudah mempelajari draf kontrak baru,” kata Teguh Amiruddin, Selasa (28/07).

“Mau bagaimana lagi? Setuju saja. Mau nggak mau, mau bagaimana lagi,” katanya.

Menurut Teguh, ia bisa menerima alasan pemotongan nilai kontraknya. Menurut pemain berusia 26 tahun itu, semua ini merupakan dampak dari pandemi Corona, yang juga membuat kompetisi Shopee Liga 1 musim 2020 sempat terhenti.

“Namanya saja pandemi. Kita juga nggak ada yang ingin seperti ini,” kata Teguh.

“Tapi, kita juga harus siap menerima kondisi ini,” ia menambahkan.

Senada dengan Teguh, Dave Mustaine pun menerima sodoran kontrak anyar dari manajemen Arema FC. Pemain 27 tahun ini mengaku tidak ada pilihan lain pada kondisi ini, selain menerima tawaran renegosiasi kontrak.

“Keputusan ini kan keputusan PSSI. Pada . . . . . . masa pandemi seperti ini, ya mau nggak mau,” kata pemain asal Sidoarjo itu.

Tidak hanya oleh pemain, sodoran draf renegosiasi kontrak manajemen Arema FC pun diterima oleh Charis Yulianto. Asisten Pelatih Arema FC ini mengaku tidak mempermasalahkan adanya renegosiasi kontrak, yang mengurangi nilai kontraknya sampai separuh dari nilai kontrak awal.

“Untuk saya pribadi nggak ada masalah. Saya menyikapinya dengan positif saja,” kata Charis.

“Saat ini, kondisinya memang seperti itu. Bukan hanya Arema, semua tim juga diharuskan melakukan seperti itu. Saya pikir nggak ada masalah,” kata dia.

x

Check Also

Kliennya Tidak Masuk Dalam Tim terbaik FIFA FIFPRO 2021, Agen Karim Benzema Jadi Kesal

Jakarta – Nama Karim Benzema tidak masuk ke dalam daftar pemain yang terpilih di tim ...