Eks Liverpool Anggap Spurs Makin Memburuk Sejak Ditangani Mourinho

by -33 Views

London – Eks punggawa Liverpool Graeme Souness menilai Tottenham Hotspur justru semakin terpuruk sejak ditangani Jose Mourinho dan juga menyebut mereka kini tertinggal dari Arsenal.

Spurs menyegel posisi runner-up Liga Champions musim lalu, namun segalanya menjadi berantakan di musim 2019/20. November lalu, mereka mendepak Mauricio Pochettino dari kursi pelatih dan menggantinya dengan Mourinho.

Walau demikian, ekspektasi tinggi terhadap Mourinho ternyata tidak terlihat di atas lapangan. Dari 11 laga terakhir di berbagai ajang, sang specail one hanya mampu meraih dua kemenangan.

The Lilywhites sudah angkat koper dari Piala Liga, Piala FA, Liga Champions, dan kini masih terpaku di peringkat ke-10 di Liga Primer Inggris. Souness menilai, Spurs tidak mengalami banyak perubahan berarti bersama Mourinho dan justru makin memburuk.

“Tanya pada diri Anda sendiri: mana tim yang ingin Anda tangani saat ini, Tottenham atau Arsenal?” tulis Souness dalam kolomnya di The Times.

“Arsenal masih bisa terus berkembang, mereka memiliki dua striker hebat dalam diri Alexandre Lacazette dan Pierre-Emerick Aubameyang serta sejumlah pemain muda potensial, dengan Bukayo Saka yang paling menonjol. Mereka bisa menghadirkan energi dan sesuatu yang menjanjikan.”

“Sementara Tottenham tampak seperti klub yang terus mengalami kejatuhan. Kemarin imbang lawan Bournemouth, pekan lalu takluk dari Sheffield United. Para pemain Spurs seperti sudah tampak ingin berlibur ke pantai. Ini tidak bisa diterima.”

“Yang harus disadari Mourinho adalah, bahwa keberhasilan klub lolos ke final Liga Champions musim lalu adalah hal yang semu. Ya, mereka bermain brilian dan menunjukkan karakter hebat saat melawan Man City dan Ajax, tapi kemudian kehabisan bensin di pekan-pekan terakhir musim lalu.”

Souness juga menyinggung soal kebijakan transfer Spurs, mencontohkan pembelian Tanguy Ndombele seharga £50 juta yang belum memberikan hasil memuaskan. “Di Tottenham, tidak jelas siapa yang bertanggung jawab dalam transfer dan seperti apa strateginya,” sambungnya. (Edy – satupedia.com)