Home > Timnas Indonesia > Virus Corona Membuat Shin Tae-Yong Ragu Kembali Ke Indonesia

Virus Corona Membuat Shin Tae-Yong Ragu Kembali Ke Indonesia

Jakarta – Masih meningkatnya kasus virus Corona di Indonesia dalam beberapa hari terakhir membuat pelatih tim nasional Shin Tae-yong ragu dengan rencananya kembali ke tanah air pada Juli nanti.

Berdasarkan data terakhir, terdapat penambahan 1.106 kasus kemarin, sehingga total kasus di Indonesia mencapai 40.400. Bahkan dua hari lalu jumlah pasien positif virus corona yang meninggal di Indonesia bertambah 64 orang. Catatan itu menjadi data tertinggi pasien meninggal dalam satu hari.

Tae-yong yang memantau perkembangan penyebaran virus Corona menyampaikan, ia berencana ke Indonesia pada bulan depan. Namun belum menurunnya jumlah kasus membuat eks arsitek timnas Korsel di Piala Dunia 2018 ini ragu. Hal itu disampaikan Tae-yong disela-sela kursus sepakbola di sekolah Yeongju, provinsi Gyeongbuk.

“Saya sebetulnya sudah merencanakan meninggalkan Korsel pada awal atau pertengahan Juli. Namun jumlah kasus [positif Corona] di sana [Indonesia] mengalami peningkatan, sehingga saya perlu merancang ulang,” ungkap Tae-yong diwartakan kantor berita Yonhap.

Situasi itu membuat Tae-yong menyampaikan tentang pemandu dan perencanaan untuk melaksanakan strategi (roadmap) kepada PSSI soal kemungkinan melakukan pemusatan latihan (TC) di Korsel.

“Belum lama ini saya sudah menyampaikan roadmap kepada PSSI. Saya berharap bia membawa pemain ke Korsel untuk menjalani . . . Gabung . . . TC selama satu bulan, karena Korsel relatif lebih aman. Saya berharap PSSI bisa mempertimbangkannya,” ucap Tae-yong.

Saat ini Tae-yong masih mendampingi TC virtual timnas U-19 yang dipersiapkan untuk terjun di Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan pada Oktober. Menurut Tae-yong, latihan itu memang kurang maksimal, karena hanya terfokus kepada kebugaran saja.

Di lain sisi, dua timnas lainnya juga memiliki agenda pada tahun ini. Timnas senior bertanding di laga sisa Grup G kualifikasi Piala Dunia 2022 pada Oktober dan November. Sementara timnas U-16 di Piala Asia U-16 pada November di Bahrain.

“Sekarang saya hanya bisa memandu latihan pemain dari rumah, saya tidak bisa berbuat hal lainnya. Pemain Indonesia memiliki skill bagus, tapi lemah dari segi kebugaran,” kata pelatih berusia 51 tahun tersebut. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Alasan Shin Tae-yong Balik ke Korea Selatan Ternyata Bukan Karena Kesehatan

Jakarta – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memutuskan kembali ke Korea Selatan untuk beberapa waktu ...