Home > Timnas Indonesia > Resa Aditya Tak Masalah Soal Pengunduran Jadwal Piala AFC U-16

Resa Aditya Tak Masalah Soal Pengunduran Jadwal Piala AFC U-16

Jakarta – Pemain muda Persija Jakarta Resa Aditya mengaku senang dengan keputusan konfederasi sepakbola Asia (AFC) yang menunda pelaksanaan Piala AFC U-16 di Bahrain pada November mendatang.

Turnamen ini sejatinya dijadwalkan bergulir pada September. Namun wabah virus Corona yang tidak sama di beberapa negara membuat AFC menyesuaikan diri dengan merubahnya menjadi 25 November hingga 12 Desember.

Resa tidak terlalu mempermasalahkan soal pengunduran jadwal Piala AFC U-16 ini. Pemain Persija U-16 dan U-18 itu hanya melihat dari segi positifnya, terutama bisa melakukan persiapan lebih panjang lagi.

Menurut Resa, pemain sudah tidak berlatih bersama selama tiga bulan. Bila Piala Asia U-16 tetap berlangsung 16 September hingga 3 Oktober, persiapan akan sangat mepet. Terlebih mereka selama ini hanya menjalani latihan virtual.

“Ada positifnya dengan mundurnya jadwal Piala AFC U-16. Persiapan lebih panjang, dan tentunya matang. Apalagi jika jadwal semula juga sedikit khawatir mengingat pandemi COVID-19 yang melanda semua belahan dunia belum semuanya tuntas,” tutur Resa dilansir laman resmi klub.

Resa berharap wabah ini segera mereda agar nantinya ia juga bisa berlatih bersama baik itu bersama timnas maupun EPA Persija. Saat ini, Resa masih menjalani pemusatan latihan (TC) virtual di bawah arahan pelatih Bima Sakti.

“Saat ini latihan virtual masih dilakukan. Saya menjalani dengan baik selain tentunya latihan tambahan dan latihan . . . Gabung . . . juga dengan tim EPA Persija,” kata Resa.

Sementara itu, AFC mengagendakan pengundian Piala AFC U-16, di kandangnya di Kuala Lumpur. Menjelang pengundian, Bima ikut berkampanye bersama AFC dalam menyikapi pandemi virus Corona.

“Beberapa dari kita perlahan mulai melanjutkan kehidupan seperti biasa, tapi harus diingat, tidak ada ruang untuk berpuas diri. Saya meminta semua orang untuk mengikuti pedoman, dan hanya berpartisipasi dalam olahraga yang diizinkan pemerintah masing-masing,” papar Bima dilansir laman AFC.

“Sekarang physical distancing dan menerapkan kehidupan sehat terbaik tidak dapat dinegosiasikan, meskipun mengharuskan diri untuk melakukan beberapa penyesuaian. Itu adalah satu-satunya peluang untuk mengalahkan virus ini.”

“Kita telah melakukannya dengan baik, tetapi tetap harus berhati-hati dengan segala cara untuk menghindari gelombang kedua. Satu-satunya kesempatan adalah saling membantu, dan inspirasi terbesar kita adalah para pahlawan medis dan orang-orang yang kita cintai. Mari kita tetap bersatu, dan tetap aktif secara bertanggung jawab.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Media Vietnam Sebut Empat Anggota Timnas Indonesia Terpapar Covid-19

Jakarta – Kabar mengejutkan datang dari media Vietnam, TheTao247, yang melaporkan bahwa ada 4 empat ...