Home > Berita Bola > PSS Berharap PSSI Segera Tentukan Format Kompetisi

PSS Berharap PSSI Segera Tentukan Format Kompetisi

PSS Sleman menghormati keputusan PSSI yang sudah resmi memutuskan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 akan diadakan September-Oktober 2020. Sejak awal memang PSS Sleman menjadi salah satu klub yang menolak Liga 1 2020 tetap dilanjutkan, tapi mereka menyatakan bakal mengikuti dan menghormati keputusan PSSI. Jadi tim berjulukan Super Elang Jawa itu memastikan akan tetap bermain di kompetisi apabila Liga 1 dilanjutkan.

Tapi, terkait dilanjutkannya Liga 1 itu, pihak manajemen PSS Sleman masih menunggu format baru yang akan diterapkan untuk tim. Apalagi sudah hampir empat bulan para pemain hanya menjalankan latihan secara mandiri di rumah masing-masing. Kalau kompetisi Liga 1 kembali digelar, tentu saja PSS Sleman harus segera menjadwalkan untuk kembali mengumpulkan para pemain.

Untuk itu, Danilo Fernando mengaku sampai saat ini masih menunggu bagaimana prosedur kompetisi dari PSSI. Dengan pengetahuan itu, klub bisa mulai mempersiapkan tim menjelang kompetisi secara baik dan tidak tergesa-gesa nantinya.

“Saat ini direksi klub masih menunggu surat resmi tentang format kompetisi dari PSSI dan PT LIB (Liga Indonesia Baru) dulu,” kata Danilo Fernando.

“Setelah itu nanti baru ada rapat manajemen untuk membahas program ke depannya,” katanya.

Walau sudah ada koordinasi internal belakangan ini, manajemen PSS Sleman belum bisa membahas dilanjutkannya Liga 1 sepenuhnya. Hal itu tidak lepas dari beberapa wacana terakhir yang juga tengah santer diperbincangkan. Dari regulasi baru soal pemain U-19 sampai beberapa aturan yang akan diterapkan selama kompetisi Liga 1 digelar lagi.

PSS jadi memilih untuk menunggu surat resmi dari PSSI karena untuk menyiapkan tim, bukan hanya soal kesiapan fisik. Struktur, fasilitas, hingga yang lainnya pun perlu disiapkan secara matang, apalagi pandemi virus corona (COVID-19) masih menjadi momok menakutkan. Menyiapkan protokol kesehatan sampai memastikan para pemain dalam kondisi sehat itu diperlukan dengan baik.

“Untuk mengumpulkan pemain, memang kami baru akan memutuskan setelah menerima surat resmi dari PSSI. Manajemen juga sudah rapat untuk menyesuaikan program di tengah COVID-19 ini,” kata Danilo Fernando.

PSS Sleman menghormati keputusan PSSI yang sudah resmi memutuskan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 akan diadakan September-Oktober 2020. Sejak awal memang PSS Sleman menjadi salah satu klub yang menolak Liga 1 2020 . . . Gabung . . . tetap dilanjutkan, tapi mereka menyatakan bakal mengikuti dan menghormati keputusan PSSI. Jadi tim berjulukan Super Elang Jawa itu memastikan akan tetap bermain di kompetisi apabila Liga 1 dilanjutkan.

Tapi, terkait dilanjutkannya Liga 1 itu, pihak manajemen PSS Sleman masih menunggu format baru yang akan diterapkan untuk tim. Apalagi sudah hampir empat bulan para pemain hanya menjalankan latihan secara mandiri di rumah masing-masing. Kalau kompetisi Liga 1 kembali digelar, tentu saja PSS Sleman harus segera menjadwalkan untuk kembali mengumpulkan para pemain.

Untuk itu, Danilo Fernando mengaku sampai saat ini masih menunggu bagaimana prosedur kompetisi dari PSSI. Dengan pengetahuan itu, klub bisa mulai mempersiapkan tim menjelang kompetisi secara baik dan tidak tergesa-gesa nantinya.

“Saat ini direksi klub masih menunggu surat resmi tentang format kompetisi dari PSSI dan PT LIB (Liga Indonesia Baru) dulu,” kata Danilo Fernando.

“Setelah itu nanti baru ada rapat manajemen untuk membahas program ke depannya,” katanya.

Walau sudah ada koordinasi internal belakangan ini, manajemen PSS Sleman belum bisa membahas dilanjutkannya Liga 1 sepenuhnya. Hal itu tidak lepas dari beberapa wacana terakhir yang juga tengah santer diperbincangkan. Dari regulasi baru soal pemain U-19 sampai beberapa aturan yang akan diterapkan selama kompetisi Liga 1 digelar lagi.

PSS jadi memilih untuk menunggu surat resmi dari PSSI karena untuk menyiapkan tim, bukan hanya soal kesiapan fisik. Struktur, fasilitas, hingga yang lainnya pun perlu disiapkan secara matang, apalagi pandemi virus corona (COVID-19) masih menjadi momok menakutkan. Menyiapkan protokol kesehatan sampai memastikan para pemain dalam kondisi sehat itu diperlukan dengan baik.

“Untuk mengumpulkan pemain, memang kami baru akan memutuskan setelah menerima surat resmi dari PSSI. Manajemen juga sudah rapat untuk menyesuaikan program di tengah COVID-19 ini,” kata Danilo Fernando.

x

Check Also

Inilah 6 Klub Indonesia Yang Pernah Main di Jepang

Olimpiade Tokyo 2020 resmi dibuka Jumat (23/7/2021). Pesta olahraga dunia empat tahunan itu harus tertunda ...